Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe

Festival meriah, yang dirayakan oleh lebih dari satu miliar orang, menjadi pengalaman yang lebih personal dan intim selama COVID-19.

Di Balik Layar: Diwali

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 31 mm | 1/25 dtk | F2.8 | ISO 1000

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 31 mm | 1/25 dtk | F2.8 | ISO 1000

Menghias ambang pintu dengan pola Rangoli untuk mengundang kemakmuran

Suasana penuh antisipasi dan kegembiraan menandai minggu-minggu menjelang Diwali, Festival Cahaya India. Diwali berasal dari kata Sanskerta Deepavali yang berarti deretan cahaya. Biasanya disebut Deepavali di India Selatan, sedangkan orang India Utara mengubah kata Sanskerta itu menjadi Diwali. Momen ini juga menjadi awal tahun baru bagi banyak keluarga. Tahun ini, kegembiraan yang biasanya dirasakan menghilang karena kekhawatiran akan pandemi telah menurunkan semangat. Sama seperti tradisi setiap tahunnya, rumah dibersihkan, dicat, dirapikan, dan dihias. Desain dekoratif Rangoli yang sangat besar digunakan untuk menghiasi pintu masuk dan halaman, sebagai tanda untuk menyambut Dewi Laksmi, dewi kekayaan dan keberuntungan. Pola dekoratif ini dibuat menggunakan tepung beras berwarna-warni, pasir berwarna, dan kelopak bunga. Polanya bisa berbentuk geometris atau mirip bunga atau dewa, dan pelita ditempatkan di atasnya sebagai lambang kemenangan terang atas gelap.

Alpha 7R IV | FE 70-200 mm F2.8 GM | 70 mm | 1/100 dtk | F2.8 | ISO 500

Alpha 7R IV | FE 70-200 mm F2.8 GM | 70 mm | 1/100 dtk | F2.8 | ISO 500

Menghiasi ambang pintu

Orang membersihkan rumah mereka sebelum Diwali karena diyakini bahwa Dewi Lakshmi hanya memasuki rumah yang bersih dan berkilau. Salah satu hal terpenting adalah toran. Toran merupakan tali simbolis yang digantungkan di atas kusen pintu masuk, untuk menangkal kejahatan, menyirami orang-orang yang lewat di bawahnya dengan berkat, dan menyambut Sang Dewi. Toran terbuat dari bunga alami dan daun mangga, atau dibeli di toko dengan cermin mewah, manik-manik, bordir atau desain dekoratif. 

Alpha 9 II | FE 24-70 mm F2.8 GM | 61 mm | 1/80 dtk | F2.8 | ISO 1250

Alpha 9 II | FE 24-70 mm F2.8 GM | 61 mm | 1/80 dtk | F2.8 | ISO 1250

Menemukan cahaya dalam gelap

Diya (pelita tanah liat) dinyalakan untuk melumpuhkan 'kekuatan jahat' dan menghalau kegelapan. Tanggal festival ini berdasarkan kalender lunar Hindu, yang menandai setiap bulan dengan waktu yang dibutuhkan bulan untuk mengelilingi Bumi. Menyalakan diya atau pelita menjadi bagian dari ritual harian di sebagian besar rumah tangga serta setiap festival keagamaan dan awal segala sesuatu yang membawa keberuntungan. Rumah dihias dengan diya kecil yang ditempatkan di pagar dan pintu masuk. 

Penyalaan diya sangat mengharukan tahun ini karena terasa seperti pembersihan atau awal baru setelah melalui tahun yang sulit.

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 27 mm | 1/60 dtk | F2.8 | ISO 2000

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 27 mm | 1/60 dtk | F2.8 | ISO 2000

Makna penting diya

Pada tataran filosofis yang lebih dalam, minyak dalam diya melambangkan keburukan dalam pikiran manusia seperti keserakahan, iri hati, dan kebencian. Kapas dalam diya melambangkan jiwa. Saat minyak terbakar melalui sumbu, diya memberikan penerangan atau cahaya. 

Diya adalah pelita tanah liat buatan tangan dengan sumbu kapas yang dibasahi minyak samin atau minyak biasa. Biasanya diya terbuat dari tanah liat yang dibeli dua minggu sebelum festival dan direndam dalam air sampai jenuh sehingga dapat menampung minyak dengan lebih baik. 

Saat ini diya dihiasi dengan cat berpola dan cermin. Bentuk diya beragam mulai dari diya dengan satu corong hingga diya dengan banyak corong. Rumah, balkon, taman, dan tempat umum yang diterangi dengan cahaya menjadi kaleidoskop warna-warni yang berkilauan pada malam Diwali.

Alpha 9 II | FE 16-35 mm F2.8 GM | 16 mm | 1/80 dtk | F2.8 | ISO 2000

Alpha 9 II | FE 16-35 mm F2.8 GM | 16 mm | 1/80 dtk | F2.8 | ISO 2000

Mempersiapkan Puja Thali

Sebagai bagian dari perayaan, rangkaian puja (ritual) dilakukan, berdoa untuk kesehatan yang baik, kekayaan, dan kemakmuran. Puja thali adalah nampan yang dihias, terbuat dari logam, seperti tembaga atau perak, disusun dengan daun sirih, bunga, diya atau pelita yang menyala, kelapa, manisan, kapur barus, haldi atau kunyit, pewarna merah menyala, dan benang merah suci yang diikatkan di pergelangan tangan sebagai berkat. 

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 32 mm | 1/80 dtk | F3.2 | ISO 1000

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 32 mm | 1/80 dtk | F3.2 | ISO 1000

Melakukan Puja

Dupa dibakar, dan sebuah ritual aarti (mengelilingi patung dan melantunkan doa) dilakukan dengan puja thali. Doa meminta kemakmuran dan kesejahteraan keluarga dan komunitas diucapkan. Sudah menjadi kebiasaan bagi istri untuk membubuhkan tikka merah (tanda) di dahi suaminya, memberinya karangan bunga dan melakukan "Aarti" dengan doa umur panjang untuk suaminya.

Alpha 9 II | FE 24-70 mm F2.8 GM | 70 mm | 1/80 dtk | F4.5 | ISO 800

Alpha 9 II | FE 24-70 mm F2.8 GM | 70 mm | 1/80 dtk | F4.5 | ISO 800

Pakaian untuk Diwali

Sudah lazim mengenakan pakaian baru untuk menyambut festival ini. Diwali adalah periode belanja utama bagi orang India dan tahun ini banyak yang berbelanja online dengan aman dari rumah mereka. Para pria mengenakan kurta tradisional dan, terkadang, dhotis, dan ini adalah saat para wanita suka memamerkan pakaian etnik terbaik mereka, seperti sari sutra warna-warni dan lehengas (rok), yang dikenakan dengan perhiasan emas. Anak-anak juga mengenakan dandanan tradisional mereka. Para wanita menghiasi tangan mereka dengan desain hena sebelum festival. Di India Selatan, orang bangun sebelum fajar untuk mandi dengan diolesi minyak, sebelum mengenakan pakaian baru.

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 24 mm | 1/160 dtk | F3.5 | ISO 1000

Alpha 7R IV | FE 24-70 mm F2.8 GM | 24 mm | 1/160 dtk | F3.5 | ISO 1000

Detail kecil 

Bindi, titik berwarna yang dibubuhkan di tengah dahi perempuan, adalah simbol budaya penting di India. Konon katanya, bindi dapat menjaga energi, memperkuat konsentrasi, dan mewakili mata ketiga. Umat Hindu menggunakan upacara Tikka, sebagai tanda penghormatan dan penyambutan tamu, seseorang yang penting, atau sebagai berkat pada acara khusus. Suami dapat menandai dahi istri mereka dengan pewarna merah menyala atau bindi (titik), dan saudara perempuan dapat membubuhkannya ke dahi saudara laki-laki untuk memberkati mereka, dalam sebuah upacara yang disebut Bhai Dooj yang dirayakan sehari setelah Diwali.

Alpha 9 II | FE 24-70 mm F2.8 GM | 34 mm | 1/80 dtk | F3.5 | ISO 320

Alpha 9 II | FE 24-70 mm F2.8 GM | 34 mm | 1/80 dtk | F3.5 | ISO 320

Menikmati rasa

Diwali identik dengan pesta. Karena perayaan ini juga menandai berakhirnya musim panen, inilah saatnya orang menikmati makanan enak yang berlimpah bersama-sama, bertemu, dan saling menukar hadiah. Tahun ini, banyak orang memilih panggilan video dengan kerabat dan teman karena mereka tidak dapat bertemu langsung. Perayaan lima hari ini dinikmati dengan berbagai hidangan tradisional, terutama sajian manis. Aneka manisan tradisional dibuat dari tepung, tepung semolina, beras, tepung kacang arab, buah kering, susu padat (khoya), dan lemak susu (minyak samin), mulai dari laddoos (manisan berbentuk bola) hingga pedas (manisan berbahan dasar susu) dan gulab jamuns (donat goreng yang terbuat dari susu kering yang direndam dalam sirup gula beraroma). 

Saling memberi hadiah Diwali tetap menjadi tradisi yang menyenangkan, keluarga mengunjungi teman dan kerabat dengan kotak manisan atau parsel makanan, atau hadiah seperti barang rumah tangga. Pada tahun pandemi COVID-19 ini, banyak orang memanfaatkan perusahaan pengiriman untuk mengirimkan hadiah mereka alih-alih mengunjungi orang terkasih.

Alpha 9 II | FE 16-35 mm F2.8 GM | 16 mm | 1/60 dtk | F2.8 | ISO 2000

Alpha 9 II | FE 16-35 mm F2.8 GM | 16 mm | 1/60 dtk | F2.8 | ISO 2000

Memperkuat ikatan keluarga

Diwali adalah festival yang identik dengan keluarga yang berkumpul dan bergembira bersama. Keluarga-keluarga memasak, menghias rumah mereka, berdoa dan berpesta bersama. Banyak yang mengunjungi teman dan kuil bersama keluarganya. Dalam keadaan normal baru, kebanyakan orang menghindari pesta dan pertemuan, orang memutuskan untuk merayakannya di rumah bersama keluarga dan beberapa teman dekat mereka. Secara tradisional, kembang api dinyalakan oleh anak-anak, diawasi oleh orang dewasa. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara bagian telah melarang kembang api karena kekhawatiran akan polusi udara dan banyak keluarga telah mencari alternatif seperti lampion terbang. Menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, berbagi foto perayaan, serta bersyukur atas kesehatan dan kebahagiaan menjadi inti dari Diwali yang lebih tenang dan lebih reflektif di tahun 2020. 

Di Balik Layar: Diwali

Perlengkapan Ashima untuk Diwali

ILCE-9M2
Alpha 9 II

ILCE-9M2

ILCE-7RM4
Alpha 7R IV

ILCE-7RM4

SEL2470GM
FE 24-70mm F2.8 GM

SEL2470GM

FE 16-35mm F2.8 GM
FE 16-35mm F2.8 GM

SEL1635GM