Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Fotografi Alam Liar:
Menelusuri Alam Liar bersama Polpich Komson

Bagi saya, inti dari fotografi alam liar adalah menjadi satu dengan alam; melihat kecantikan sejati kehidupan liar dalam wujudnya yang paling alami.

Seekor monyet berayun dari satu pohon ke pohon lain, menjelajahi hutan.

Alpha 7R IV | FE 600mm F4 GM OSS | 600 mm | 1/320 dtk | F4 | ISO 800

Fotografi alam liar dapat dikatakan sukses saat kita dapat menampilkan realita alam dalam sebuah gambar. Agar berhasil, diperlukan persiapan, usaha, kesabaran, dan yang terpenting, keberuntungan; karena kita tidak dapat mengendalikan alam sesuai keinginan kita.

Hal ini terbukti benar dalam pertemuan kebetulan saya dengan burung berkepala putih langka pemakan bangkai.

Suatu kali, saat saya sedang dalam perjalanan kembali ke penginapan setelah berjam-jam memotret di sabana, seekor burung berkepala putih pemakan bangkai menukik dan melayang di depan kendaraan saya.

Saat itu mobil sedang melewati jalan kerikil bergelombang serta perlengkapan sudah disimpan dan tidak siap digunakan. Saat itu adalah saat terburuk karena saya tidak siap meski berada di tempat yang tepat, di saat yang tepat. Saya tahu ini adalah kesempatan sekali seumur hidup, jadi, secara naluriah, saya mengambil Alpha 9 dan FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS, dan bersandar ke luar jendela mobil untuk mengambil foto burung tersebut.

Seekor burung berkepala putih langka pemakan bangkai terbang membubung di angkasa.

Alpha 9 | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 400 mm | 1/2500 dtk | F5.6 | ISO 800

Menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), spesies yang terancam punah ini tersisa beberapa ribu ekor saja sehingga berburu gambar satwa langka ini bukanlah pekerjaan mudah. Dengan akurasi tracking AF real-time dan sistem stabilisasi gambar 5 axis yang luar biasa di Alpha 9, saya dapat mengabadikan burung berkepala putih yang menawan dan pemakan bangkai ini saat terbang tanpa melewatkan sedikit pun momen.

Ketika lingkungan dan satwa liar selaras, kita harus menyatu dengan perlengkapan agar dapat menghasilkan foto sempurna. Menurut saya, menekan rana di saat yang tepat adalah daya tarik fotografi alam liar.

Seekor rangkong yang memukau terbang dari sarangnya.

Alpha 9 II | FE 600mm F4 GM OSS | 600 mm | 1/1250 dtk | F6.3 | ISO 1000

Sony FE 600mm F4 GM adalah lensa tele super yang ringan dan mampu menghasilkan foto-foto indah ketika dipasangkan dengan kamera mirrorless full-frame Sony. Lensa ini memiliki keseimbangan yang bagus dan mudah digunakan tanpa tripod. Karena saya bisa menggunakannya tanpa tripod, fleksibilitas dan kesempatan saya mengabadikan alam liar pun meningkat. Saya dapat menjaga jarak sehingga dapat menyatu dengan lanskap alam tanpa perlu khawatir akan keselamatan saya. Karenanya, memotret perilaku alami satwa liar pun makin mudah.

Seekor badak putih berjalan di sabana pada waktu senja.

Alpha 9 | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 400 mm | 1/10000 dtk | F5.6 | ISO 400 

Ketika berburu foto, kamera andalan saya adalah Alpha 9, Alpha 9 II, dan Alpha 7R IV. Kecepatan dan akurasi sistem Tracking AF Real-time-nya sangat membantu saya mendapatkan hasil foto sempurna. Penggunaan lensa tele panjang dapat membuat framing sulit. Karena tidak harus menjaga titik AF yang konstan untuk subjek bergerak cepat, mengabadikan alam liar yang gesit dan tidak dapat ditebak pun menjadi lebih mudah. 

Singa betina berlindung di semak-semak demi menghindari panasnya sengatan matahari.

Alpha 9 | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 339 mm | 1/1000 dtk | F5.6 | ISO 400

Kamera full-frame Sony juga memiliki Eye AF Real-time untuk hewan. Jadi, saya tidak perlu khawatir mata hewan di hasil foto tidak fokus karena kamera akan melacaknya secara otomatis. Fokusnya hampir tidak pernah salah, bahkan untuk mata predator, seperti singa, macan tutul, serigala, atau dubuk. 

Singa laut yang penasaran mendongak di antara kawanannya untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Alpha 9 | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 400 mm | 1/1250 dtk | F6.3 | ISO 800 

Kita tidak perlu mengkhawatirkan masalah fokus sehingga bisa lebih memperhatikan komposisi dan framing foto.

Potret sekawanan bangau misterius diambil dengan sempurna di hutan berselimut es.

Alpha 9 | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 400 mm | 1/1000 dtk | F5.6 | ISO 800 

Kamera dan lensa Sony memiliki ketahahan tinggi. Kamera dan lensa Sony dapat bertahan dalam kondisi cuaca terburuk sekalipun. Jadi, saya dapat pergi ke lokasi ekstrem tanpa perlu khawatir, termasuk di tundra berselimut es yang sangat dingin, badai padang pasir di Afrika, terjangan ombak di ujung samudra Atlantik, atau musim monsun di hutan hujan tropis Thailand.

Satu fitur lain yang ternyata sangat berguna adalah pengisian daya portabel. Masa pakai baterai yang tahan lama dan kemampuan mengisi daya baterai dengan port USB membuat saya dapat menghabiskan waktu selama mungkin di alam liar tanpa dibatasi kapasitas baterai. Saya dapat mengisi daya baterai dengan USB di mobil selama perjalanan ke lokasi baru. Ketika menginap di hutan, saya dapat menggunakan power bank untuk mengisi daya baterai dan tidak perlu repot mencari colokan listrik.

Seekor gajah berjalan dengan tenang di hutan yang rimbun.

Alpha 7R IV | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 100 mm | 1/1600 dtk | F4.5 | ISO 800 

Dalam fotografi alam liar, kita harus memahami dengan baik sifat dan perilaku hewan sehingga kesempatan menangkap momen yang tepat pun makin besar. Selain itu, ketika kesempatan itu datang, kemampuan mengoperasikan perlengkapan dan berbagai fitur andalnya sangat menentukan keberhasilan dan kegagalan kita.

Seekor burung pemangsa melayap di atas permukaan air, mencari mangsa.

Alpha 9 II | FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS | 400 mm | 1/800 dtk | F5.6 | ISO 1600

Penafian: Pendapat yang disampaikan dalam tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis. Pendapat tersebut tidak mencerminkan pendapat atau pandangan Sony Singapore.

Peralatan Polpich Komson 
ILCE-9M2
Alpha 9 II

ILCE-9M2

ILCE-7RM4
Alpha 7R IV

ILCE-7RM4

SEL100400GM
FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS

SEL100400GM

SEL600F40GM
FE 600mm F4 GM OSS

SEL600F40GM