Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Ulasan Alpha 7R IV: Potret Sempurna bersama Pilar Bonnin 

oleh Pilar Bonnin

Menguasai fotografi potret adalah suatu prestasi. Ini adalah salah satu genre yang membutuhkan keterampilan melampaui kemampuan teknis fotografer, seperti memahami peralatan yang tepat, pengaturan kamera, komposisi, pencahayaan, dan banyak lagi.

Faktanya, fotografi potret menuntut tingkat keterampilan interpersonal tertentu. Dari berkomunikasi dengan subjek hingga membuat anak-anak duduk diam untuk mengambil gambar, ada banyak hal yang perlu diperhatikan.

Seni yang rumit ini dijelaskan oleh fotografer kelahiran Filipina, Pilar Trigo Bonnin. Terkenal sebagai fotografer pernikahan, potret, dan fashion, wanita berambut cokelat ini memiliki pengalaman memotret selama lebih dari satu dekade, termasuk keterlibatan editorialnya dalam berbagai publikasi, seperti Photography Magazine dan Lonely Planet Philippines. Kini, Pilar membagi waktunya untuk menggarap berbagai kampanye iklan, mengerjakan proyek potret di studio dan di lokasi, serta menyampaikan pengetahuan fotografi melalui lokakarya.

Menangkap emosi dengan Alpha 7R IV 

Pilar langsung bersemangat menceritakan kemampuan Alpha 7R IV yang melampaui kebutuhan dan keinginan fotografinya.

Dia kemudian mengatakan bahwa dengan 61 megapiksel yang detailnya luar biasa dan 10 frame per detik, Alpha 7R IV Sony terbukti cocok untuk berbagai genre fotografi.

Fotografi potret menuntut mata subjek foto tampak tajam, sebuah tantangan yang selalu dihadapi Pilar untuk subjek bergerak. Dengan Sony Alpha 7R IV, dia sekarang tidak memiliki masalah ini. Dia juga bisa melakukan pemotretan dalam situasi cahaya redup berkat ISO tinggi kamera yang menghasilkan efek bintik/grain yang indah tanpa mengganggu esensi gambar.

Fitur kamera lainnya yang dipuji Pilar adalah stabilisasi gambar internal untuk gambar yang tajam secara konsisten, dan desain kamera yang ergonomis untuk memotret lebih lama dengan nyaman.

 “Untuk fotografer seperti saya yang suka menggunakan lensa utama, mengaktifkan mode APS-C akan menambah jarak lensa sekaligus tetap memotret dalam 26 megapiksel,” tambahnya.

Lensa potret favorit Pilar

Keseriusan Pilar dalam bekerja dapat terlihat ketika dia mengungkapkan bahwa dia menggunakan beberapa lensa selama pemotretan.

Namun, jika ditanya soal lensa favorit, jawabannya adalah FE 85mm F1.4 GM. Dia menjelaskan:

“Lensa ini serbaguna untuk memotret dari seluruh tubuh hingga potret kepala dan bahu. Pada bukaan penuh 1.4, lensa ini menciptakan bokeh yang lembut. Dikombinasikan dengan fokus mata yang luar biasa dari Alpha 7R IV, subjek bergerak bisa ditangkap dengan sangat baik. Terakhir, lensa ini nyaman dipegang untuk waktu yang lama karena beratnya hanya 820 gram.”

Cara Pilar mengambil potret yang menawan

Pilar sangat memerhatikan pencahayaan dalam potretnya. Perhatian terhadap detail juga penting. Dengan kata-katanya sendiri, berikut adalah komentar pribadi Pilar tentang proses pengambilan potret yang dia lakukan.

HIGH ISO_Pilar.jpg

Alpha 7R IV | FE 85 mm F1.8 GM | 135 mm | 1/50 dtk | F1.8 | ISO 2500

1. Kualitas cahaya
Agar tampak ada cahaya lembut yang melingkupi model, saya memosisikan model di area teduh yang memiliki cahaya natural untuk tambahan sentuhan highlight yang indah.

2. Gaya
Saya ingin berfokus pada kecantikan alami sang model sehingga saya buat gayanya seminimal mungkin. Saya lepas perhiasan yang tidak perlu dan hanya menggunakan anting-anting dengan bunga di belakang telinga model untuk menambahkan kesan tropis.

3. Pose
Karena saya ingin mengambil potret wajah model secara penuh, saya posisikan bahunya sehingga wajahnya sedikit miring menjauhi kamera. Kedua bahu sebisa mungkin jangan terlalu menghadap kamera agar sudut ini bisa didapatkan.

4. Latar
Ingat, latar dapat memperindah atau merusak foto. Pilih secara bijak agar sesuai dengan subjek atau cerita. Gangguan yang tidak perlu akan mengalihkan perhatian dari subjek.

5. Pemilihan peralatan
Saya memakai Sony Alpha 7R IV untuk pemotretan ini karena kualitas gambarnya yang luar biasa, terutama dengan Eye AF yang berfungsi dalam cahaya redup. Ini adalah fitur penting bagi fotografer potret.

Lensa untuk pemotretan ini adalah FE 135 F1.8 GM. Meski langit mendung dan matahari hampir terbenam, saya dapat memaksimalkan kualitas lensa ini dengan menyetelnya ke bukaan penuh F1.8, kecepatan rana 1/50 detik, dan ISO 2500. Jika tidak, gambar ini hampir tidak mungkin diambil, mengingat cahaya yang rendah dan pengaturan yang digunakan.

Potret Macarena Beach_Pilar.jpg

Alpha 7R IV | FE 85 mm F1.4 GM | 1/1600 dtk | F1.4 | ISO 2000

1. Kualitas cahaya
Untuk foto ini, langit mendung menciptakan cahaya lembut yang tampak menyebar. Matahari yang hampir terbenam di sisi lain teluk menghadirkan warna kebiruan pada gambar, sebuah keuntungan yang saya manfaatkan untuk mengambil keindahan ini.

2. Gaya
Karena saya ingin menciptakan gambar yang sederhana sekaligus menakjubkan, saya membuat gayanya seminimal mungkin.

3. Pose
Saya meminta model untuk berpose sedikit miring dari arah kamera agar perhatian pemirsa tertuju pada wajahnya.

4. Pemilihan peralatan
Saya menggunakan Sony Alpha 7R IV untuk pemotretan ini, dikombinasikan dengan FE 85 mm F1.4 GM. Lensa berada pada bukaan penuh F1.4 dengan ISO 200 agar foto sedikit berbintik/grainy untuk tampilan artistik.

5. Bersenang-senang!
Sesi pemotretan adalah bercerita melalui wajah seseorang. Komunikasi dan pemberian arahan kepada subjek harus dilakukan dengan menyenangkan dan penuh keceriaan. Selalu panggil subjek Anda dengan nama mereka ketika memberikan instruksi dan berikan pujian ketika pekerjaan dilakukan dengan baik!

Peralatan Pilar
ILCE-7RM4
Alpha 7R IV

ILCE-7RM4

SEL85F14GM
FE 85mm F1.4 GM

SEL85F14GM

FE 135mm F1.8 GM
FE 135mm F1.8 GM

SEL135F18GM