Membaur di Udara: Bidikan dari Atas oleh Chris Burkard & Renan Ozturk

Beberapa tahun yang lalu Sony Artisan Chris Burkard sedang melaksanakan pekerjaan di New Mexico saat dia bertemu Chris Dahl-Bredine, seorang pilot layang gantung dan fotografer Sony yang handal. Dahl-Bredine telah menerbangkan layang gantung selama bertahun-tahun dan membagikan gambar pemandangan udara yang diambil untuk menceritakan secara visual tentang gambaran seluruh elemen lingkungan yang bersatu untuk kelangsungan hidup planet kita. Dia berusaha untuk menunjukkan keindahan dunia lewat karya fotografinya agar tercipta perubahan yang lebih baik.

Burkard, bersama rekan Seniman Sony Renan Ozturk, menyukai pekerjaannya dan, menjadi fotografer yang mencari petualangan seperti sekarang, melihat kesempatan untuk proyek yang benar-benar membaur dan menyatu dengan lingkungan. Dengan bersenjatakan α7R III dan berlapis-lapis pakaian hangat, Burkard dan Ozturk bergabung dengan Dahl-Bredine untuk mendokumentasikan usahanya dan mengambil gambar Taman Nasional dan Cagar Alam Great Sand Dunes di Colorado.

Chris Burkard

Sony α7R III. Sony 24-70mm f/2.8 G Master lens. 1/500-sec., f/2.8, ISO 100

“Pada dasarnya, sepeda terbang ultra ringan adalah kendaraan terbang roda tiga kombinasi dari paralayang dan pesawat terbang,” kata Ozturk. “Dan yang membuatnya istimewa adalah Anda dapat mengambil gambar dari berbagai sudut pandang di atasnya. Tidak hanya dari satu pintu. Dan Anda akan sangat merasa membaur dalam pemandangan dan atmosfer yang ada. Anda dapat menghirup bau tanah. Anda akan dihembus angin. Anda tinggal duduk, melayang di langit dengan sabuk pengaman di pesawat mungil ini.”

 

Chris Burkard

Sony α7R III. 1/1600-sec., f/8

“Anda merasa sangat tidak berdaya”, tambah Burkard. “Anda melihat semua elemen, dan itu adalah perasaan yang unik, kadang terasa tidak nyaman. Dan menurutku perasaan itu adalah suatu daya tarik tersendiri, saat mengambil gambar pemandangan, saya merasa ini adalah pengalaman yang berbeda dengan di helikopter, pesawat, atau paralayang, karena Anda punya sudut pandang 360 derajat, dan Anda dapat menangkap semuanya, serta bergerak dengan lambat.”

Mereka memasang α7R III pada gimbal di depan layang gantung, dan kamera di sisi sayap untuk mengambil gambar timelapse. Mereka juga memotret hanya dengan tangan sehingga mereka dapat bekerja sama dengan Berdine. α7R III adalah kamera yang sempurna untuk proyek ini. Kamera ini sangat dapat diandalkan tanpa ada masalah baterai pada suhu di bawah nol, dan frame rate serta resolusi tinggi yang canggih membuat kamera ini menjadi pilihan terbaik untuk mengambil gambar yang diinginkan. Rentang dinamis dan tingkat detail pada foto dan rekaman 4K video sangat mengagumkan.

”α7R III menghasilkan kualitas yang luar biasa,” kata Burkard. “Kenyataannya, saat mengambil gambar di udara, Anda tidak dapat bergerak leluasa dengan barang yang besar. Anda butuh sesuatu yang ringan sehingga kita dapat bergerak dengan mudah serta tidak menghalangi pemandangan atau ruang.”

Chris Burkard

Sony 70-200mm f/2.8 G Master. 1/320-sec., f/2.8, ISO 200

Tentu ada banyak cara untuk mengambil gambar dari udara. Banyak orang menerbangkan drone untuk memotret mereka, dan selain menyenangkan (jika Anda tahu konsekuensi dari tindakan Anda) dan dapat menghasilkan gambar bagus, mengendalikan kendaraan udara tanpa awak sembari menatap layar tidak membuat Anda benar-benar membaur dengan lingkungan.

“Tidak seperti drone, Anda tetap terhubung dengan aktivitas Anda jika menggunakan sepeda terbang ultra ringan,” kata Ozturk. “Setiap penerbangan menjadi sesuatu yang Anda ingat sepanjang hidup. Anda akan memperhatikan detail kecil dan melihat ke sekeliling, dan bisa menciptakan cara yang tak bisa Anda lakukan dengan drone. Dan Anda tidak berpacu dengan daya baterai. Anda punya satu tangki bahan bakar yang tahan hingga lebih dari empat jam, hingga Anda membeku. Anda benar-benar bekerja dibanding hanya duduk di tanah dan menatap layar. Jadi, cara ini lebih membaur dan memiliki arti.”

“Rasanya sangat intim, dan saya rasa itulah awal ketertarikan saya. Rasanya, wow, ini cara berbeda untuk melihat dunia yang belum pernah saya lihat. Dan saya langsung tertarik. Itu penjelajahan pertama saya, dan menjadi sesuatu yang melekat dalam diri saya,” kata Burkard.

Renan Ozturk

Sony α7R II. Sony 24-105mm f/4 G lens. 1/12-sec., f/4, ISO 5000

Chris Burkard dan Renan Ozturk adalah anggota Sony Artisans Of Imagery. Cari tahu lebih lanjut tentang mereka. Ikuti Chris Burkard di Instagram @chrisburkard dan Renan Ozturk @renan_ozturk.

Artikel ini awalnya diterbitkan di alphauniverse.com