Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Tips Fotografi Close-up dan Makro untuk Mengabadikan Bunga dengan Sony 

Oleh Chester Chen

SEL90M28G atau SEL100F28GM?

Lensa yang dibuat khusus untuk makro mungkin langsung terlintas dalam benak Anda saat ingin mengabadikan bunga. Namun, dalam kasus lensa Alpha Sony, khususnya SEL90M28G, lensa telefoto rentang medium memungkinkan Anda untuk mengambil gambar dari jarang yang sangat dekat dengan perbesaran 1:1. Kemampuan lensa makro tidak hanya memberikan bidikan yang diperbesar dari bagian tertentu bunga, tetapi juga menangkap keseluruhan bunga yang mekar.

SEL100F28GM menghasilkan bokeh halus dan mode fokus jarak dekat untuk close-up bunga yang indah.

Alpha 7R IV | FE 100mm F2.8 STF GM OSS | 100 mm | 1/40 dtk | F5.6 | IS0 100

Namun, SEL100F28GM STF (Smooth Transition Focus) juga harus dipertimbangkan untuk mengabadikan bunga kurang lebih seukuran bola tenis. Lensa ini memiliki dua fitur unik, yaitu bokeh yang sangat halus (berkat filter apodisasi internal) dan mode fokus dekat. Fitur yang pertama membuat latar belakang yang lembut dan kabur dengan bulatan bokeh yang berbentuk seperti bola.

Mari kita lihat lebih dekat perbandingan kedua lensa ini.

Seperti yang terlihat dalam close-up ini, SEL90M28G Sony menunjukkan corak bunga yang khas, berkat kemampuan perbesaran 1x.

Alpha 7R IV | FE 90mm F2.8 makro G OSS | 90 mm | 1/15 dtk | F8 | IS0 320

Dalam hal kemampuan perbesaran, SEL90M28G memiliki perbesaran 1x dibandingkan dengan SEL100F28GM yang memiliki perbesaran 0,14x. Dengan demikian, SEL90M28G lebih sesuai untuk bidikan detail corak khas bunga, dan close-up ekstrem hewan melata.

   

SEL90M28G memiliki perbesaran 1x. SEL100F28GM memiliki perbesaran 0,14x.

(Dari Kiri) SEL90M28G memiliki perbesaran 1x, sedangkan SEL100F28GM memiliki perbesaran 0,14x

Kualitas gambar yang dihasilkan kedua lensa tersebut memang istimewa, seperti yang dibuktikan oleh uji coba independen dari pengulas yang tidak bias. Keduanya menghasilkan gambar yang sangat tajam. Namun, dalam hal kualitas bokeh, SEL100F28GM juaranya. Sebelas bilah di SEL100F28GM menghasilkan apertur melingkar yang mulus, sedangkan sembilan bilah di SEL90M28G menghasilkan apertur yang lebih tegas, melingkar, dan bundar sempurna.

Gambar tunggal diambil dengan SEL90M28G. Gambar bertumpuk diambil dengan SEL90M28G

Alpha 7R IV | FE 90mm F2.8 makro G OSS | 90 mm | 1/30 dtk | F11 | IS0 320

(Dari Kiri) Gambar tunggal versus gambar bertumpuk.

Salah satu kelemahannya adalah DoF (Depth-of-Field) yang tetap dangkal bahkan saat Anda memilih apertur yang lebih kecil, seperti F11. Hal ini dapat diatasi dengan Focus Stacking, yang dapat dengan mudah dilakukan menggunakan kamera yang dipasang di atas tripod. Tanpa perangkat keras tambahan, Anda dapat memilih fokus manual, lalu mengubah jarak fokus sedikit demi sedikit untuk memotret sebanyak yang diperlukan agar lebih banyak bagian bunga tercakup dalam fokus. Tumpukan gambar ini kemudian dimuat ke dalam aplikasi perangkat lunak yang dapat mendeteksi ketajaman di area fokus. Gambar-gambar tersebut kemudian digabungkan untuk menghasilkan gambar akhir. 

Gunakan rel fokus makro untuk meningkatkan kualitas close-up.

Menyiapkan peralatan

Pekerjaan fotografer makro menjadi lebih mudah dengan pemanfaatan beragam peralatan pemotretan. Sebagai permulaan, membidik dengan tripod yang dilengkapi kepala bola yang kuat akan memberikan berbagai manfaat. Tripod memungkinkan Anda memotret menggunakan cahaya yang ada melalui kecepatan rana yang lebih lambat; Anda dapat mengatur komposisi gambar dengan mudah. Selain itu, Anda dapat menggunakan satu tangan untuk mengoperasikan lampu, mengaktifkan rana jarak jauh, atau mengusir serangga yang mengganggu. Untuk fotografer yang serius mendalami close-up, saya sangat menyarankan agar menggunakan rel fokus makro (lihat foto di atas untuk referensi). Ini memungkinkan seluruh bagian kamera bergerak dalam gerakan linier yang mulus untuk mendekati atau menjauhi subjek. Saat memanjang keluar dari tripod, rel akan memberikan jangkauan besar ke subjek yang mungkin ada di luar jangkauan.

Gunakan aplikasi seluler Imaging Edge dari Sony di perangkat pintar eksternal untuk memeriksa komposisi dan fokus Anda dengan lebih mudah.

Terkadang sulit untuk mengatur posisi kamera di atas tripod sambil melihat jendela bidik elektronik, atau bahkan memosisikan kamera agar bisa melihat LCD di bagian belakang. Inilah saat yang tepat untuk menggunakan layar yang berukuran lebih besar, seperti ponsel atau tablet. Gunakan aplikasi seluler Imaging Edge dari Sony untuk terhubung ke kamera Sony Alpha melalui Wi-Fi. Ini memungkinkan Anda untuk mengontrol pengaturan dari jarak jauh serta memeriksa komposisi dan fokus Anda.

Berikut adalah beberapa barang tambahan yang dapat Anda bawa.

-  Botol semprotan kabut berukuran kecil berisi air sulingan
-  Kartu berwarna yang dapat digunakan sebagai latar belakang untuk mengaburkan latar belakang yang mengganggu
-  Lampu LED genggam kecil untuk menerangi bunga
-  Reflektor lipat kecil untuk menaungi bunga atau memantulkan cahaya tambahan ke subjek Anda; reflektor dapat berupa                selembar kertas cardstock berwarna putih atau perak

 

Fotografi makro dimulai dari rumah

Jika ingin mencoba fotografi makro dan close-up untuk mengabadikan bunga, Anda dapat melakukannya dengan mudah dan nyaman di rumah Anda. Atur beberapa bunga dalam vas dan pindahkan ke beberapa tempat di rumah Anda. Setelah Anda puas dengan latar belakangnya, manfaatkan cahaya natural yang bersinar melalui jendela dan ambil gambarnya.

Fotografi makro dan close-up untuk mengabadikan bunga dapat dimulai di rumah atau di kebun Anda.

Alpha 7R IV | FE 100mm F2.8 STF GM OSS | 100 mm | 1/60 dtk | F5.6 | IS0 100

Taman Anda dapat menjadi tempat yang bagus untuk memulai. Anda juga bisa pergi ke taman kota atau konservatori yang mengoleksi tumbuhan yang unik dan istimewa. Saat memotret, berhati-hatilah agar tidak merusak bunga, tanaman, atau serangga.

Jumlah megapiksel yang tinggi dari Sony Alpha 7R IV memungkinkan Anda memotong pascapemotretan atau mengaktifkan pemotongan APS-C yang secara efektif ‘memperbesar’ subjek Anda.

Alpha 7R IV | FE 100mm F2.8 STF GM OSS | 100 mm | 1/200 dtk | F5.6 | IS0 320

Tips terakhir: Gunakan kamera Sony Alpha dengan jumlah megapiksel yang tinggi, seperti Alpha 7R III atau Alpha 7R IV. Anda dapat memotong pascapemotretan atau mengaktifkan pemotongan APS-C untuk ‘memperbesar’ subjek Anda secara efektif. Meskipun ini akan mengurangi jumlah megapiksel foto Anda, masih ada sisa jumlah megapiksel yang cukup tinggi untuk cetakan digital besar. Cara ini cukup umum digunakan ketika Anda tidak memiliki lensa yang mampu melakukan perbesaran 2x atau 4x.

Penafian: Pendapat yang disampaikan dalam tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis. Pendapat tersebut tidak mencerminkan pendapat atau pandangan Sony Singapore.

Peralatan Chester
ILCE-7RM4
Alpha 7R IV

ILCE-7RM4

ILCE-7RM2
Alpha 7R II

ILCE-7RM2

SEL90M28G
FE 90mm F2.8 Macro G OSS

SEL90M28G

SEL100F28GM

FE 100 mm F2.8 STF GM OSS

SEL100F28GM