Mengapa Flash? 

Untuk fotografi potret yang lebih bagus.

Oleh Mezame, Fotografer Profesional

Menggunakan flash akan memberikan ketajaman tambahan pada potret. Flash memberikan kontrol pencahayaan yang lebih baik, dan menjadi sumber cahaya saat lokasi pengambilan gambar gelap. Ada banyak hal baru yang akan Anda peroleh dengan menggunakan flash eksternal dari Sony yang membantu menghasilkan gambar potret yang lebih menarik

Dengan HVL-F60RM, Anda akan mengenal teknik memantulkan cahaya dengan fitur unik bernama Quick Shift Bounce. Fitur ini dapat digunakan untuk memiringkan posisi flash dari horizontal menjadi vertikal agar posisi flash dapat diubah dengan cepat (90° ke kiri dan kanan, 150°ke atas/8° ke bawah). Anda dapat mengatur pencahayaan dengan mudah saat mengeksekusi berbagai gaya pengambilan gambar sehingga subjek foto terlihat makin menarik, serta memberikan nuansa dan suasana pada hasil jepretan.

Selain itu, ada Sinkronisasi Kecepatan Tinggi (HSS) dan waktu recycle yang cepat, yang memang dibutuhkan saat lingkungan kerja cukup menantang. Misalnya, dengan HSS, Anda dapat menyesuaikan kecepatan shutter agar dapat menangkap subjek beserta pencahayaan sekitar, sementara waktu recycle yang cepat hingga 0,6 dtk* bekerja sama dengan kamera Alpha pada mode pengambilan gambar kontinu.

Fitur ciamik lain yang tersedia adalah tombol yang dapat disesuaikan yang dapat digunakan untuk mengakses dengan cepat berbagai fungsi selama sesi pemotretan yang memerlukan ketepatan waktu. Tidak lupa pula, tersedia tambahan gel berwarna untuk mempertegas suasana foto.

Untuk demonstrasi yang lebih detail, silakan tonton video di bawah ini, yang diikuti penjelasan lengkap dari saya seputar cara mendapatkan hasil foto potret yang mengesankan! 

Terus membaca untuk mendapatkan lebih banyak trik menggunakan flash untuk fotografi potret!  

Pertegas lekuk wajah model Anda

02

Dengan flash

01

 Tanpa flash

Dengan fitur Quick Shift Bounce di flash, pantulkan cahaya untuk menciptakan bayangan yang akan mempertegas kontur wajah model Anda. 

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM | Radio commander nirkabel FA-WRC1M | Alpha 7 III (flash pada kamera tanpa tripod) | FE 24-70 mm F2.8 GM

68 mm | 1/160 det | F/7.1 | ISO 100

Pengaturan

• 2 x flash (di stand lampu)
• 1 x karton putih kecil sebagai reflektor
• 1 x remote trigger
• Gunakan fitur unik Quick Shift Bounce dan arahkan flash ke reflektor untuk memantulkan cahaya ke model, dan yang lain ke arah dinding.

Hadirkan suasana tertentu menggunakan gel berwarna

04

 Dengan flash, dengan gel berwarna

03

 Dengan flash, tanpa gel berwarna

Hadirkan suasana tertentu dalam potret menggunakan gel berwarna yang sudah termasuk dalam HVL-F60RM.

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM dengan gel berwarna | Radio commander nirkabel FA-WRC1M | Alpha 7 III (flash pada kamera tanpa tripod) | FE 24-70 mm F2.8 GM

68 mm | 1/160 det | F/7.1 | ISO 100

Pengaturan

• 2 x flash (dipasang di stand lampu; dengan gel berwarna oranye dan hijau)
• 1 x karton putih kecil sebagai reflektor
• 1 x remote trigger
• Gunakan fitur unik Quick Shift Bouncedi flash untuk memantulkan cahaya dari reflektor dan memberikan efek pencahayaan yang lebih halus pada subjek Anda.

Tips Pro: Anda dapat menghasilkan foto dengan tampilan duotone look menggunakan gel berwarna di flash.

06

 Dengan flash, dengan gel berwarna

05

 Tanpa flash, tanpa gel berwarna

Bereksperimen memadukan flash dan gel oranye untuk memotret benda-benda sekitar, seperti kerai jendela dapat memberikan hasil yang gambar jauh berbeda. Gel berwarna sudah termasuk dalam HVL-F60RM.

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM dengan gel berwarna oranye | Radio commander nirkabel FA-WRC1M | Alpha 7 III (flash pada kamera tanpa tripod) | FE 24-70 mm F2.8 GM

37 mm | 1/125 det | F/8 | ISO 100

Pengaturan

• 2 x flash (keduanya dipasang di stand lampu) dengan gel berwarna oranye
• 1 x karton putih ukuran kecil sebagai reflektor
• 1 x remote trigger
• Tempatkan satu flash tepat di luar jendela dan dengan fitur Quick Shift Bounce-nya, miringkan flash agar proyeksi cahayanya diarahkan melewati panel kaca yang tertutup kerai, dan ke arah model.
• Tempatkan flash yang satunya di dalam ruangan, dan dengan fitur Quick Shift Bounce-nya, arahkan cahaya ke dinding di belakang model untuk menciptakan pencahayaan sekitar yang mirip matahari senja.

Tips Pro: Lokasi penempatan flash sangatlah penting untuk mendapatkan hasil foto seperti ini. Makin jauh flash dari kerai jendela, makin jelas bayangan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika flash terlalu dekat, efek yang dihasilkan mungkin tidak sesuai keinginan.

Kendalikan pencahayaan luar ruangan

08

 Dengan flash

07

 Tanpa flash

Latar belakang yang terlalu terekspos dapat diatasi dengan mudah menggunakan flash. Bayangan juga dapat lebih mudah diatur sehingga kontur wajah model dapat ditonjolkan.

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM | Alpha 7 III | FE 24-70 mm F2.8 GM

24 mm | 1/6000 det | F/2.8 (mode High Speed Synchronisation aktif) | ISO 1000

Pengaturan

• 1 x flash
• Dengan flash, Anda dapat mengatur kamera Alpha ke mode Sinkronisasi Kecepatan Tinggi untuk memotret pasangan serta latar belakangnya dengan jelas.
• Foto ini dapat diambil menggunakan fitur unik Quick Shift Bounce di flash sehingga Anda dapat mengatur flash ke arah atau menjauhi pasangan tersebut. Anda juga dapat mengarahkan flash ke atas menggunakan diffuser cap.

2 flash

Memotret pasangan pengantin beserta latar belakangnya yang indah akan sulit dilakukan jika hanya mengandalkan pencahayaan sekitar saja. Anda harus menggunakan flash. 

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM | Radio commander nirkabel FA-WRC1M | Alpha 7 III (flash pada kamera dengan tripod) | FE 24-70 mm F2.8 GM

24 mm | 1/1000 det | F/2.8 (Mode High Speed Synchronisation aktif) | ISO 800

Pengaturan

• 2 x flash (di stand lampu)
• Bagi seorang fotografer, sangat penting untuk memanfaatkan dengan baik momen emas agar foto yang diambil maksimal. Dengan tombol yang dapat disesuaikan, turunkan kecepatan shutter hingga 1/1000 dengan mode sinkronisasi kecepatan tinggi untuk menangkap pencahayaan sekitar. Selain itu, buka lebar apertur (dalam foto ini saya menggunakan f/2.8) untuk menghasilkan bokeh yang bagus, serta memungkinkan output flash mengenai sensor
• Sesuaikan flash secara manual untuk mendapatkan pencahayaan model yang Anda inginkan

Tips Pro: Anda dapat memperhalus efek cahaya menggunakan flash diffuser yang sudah termasuk dalam HVL-F60RM. Anda juga dapat memanfaatkan payung perak, soft box, bahkan karton putih lebar untuk mendapatkan pencahayaan yang lebih halus.

Dapatkan hasil potret yang kreatif

IMG02

Atur flash ke mode sinkronisasi rear curtain untuk memberikan efek garis cahaya yang memukau di hasil foto.

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM | Radio commander nirkabel FA-WRC1M | Alpha 7 III (flash pada kamera dengan tripod) | FE 24-70 mm F2.8 GM

24 mm | 2 det | F/8 | ISO 320

Pengaturan

• 1 x flash
• 1 x cahaya kontinu (satu panel LED pada 2 stand lampu)
• 1 x remote trigger
• Dengan fitur unik Quick Shift Bounce di HVL-F60RM, posisikan flash miring dan arahkan ke model
• Atur kamera agar memotret dengan mode sinkronisasi rear curtain sehingga eksposur selama 2 detik dapat disetel di pengaturan shutter. Dengan mode ini, detik-detik terakhir sebelum model selesai berlari dapat ditangkap
• Ingat, kecepatan shutter akan menentukan intensitas cahaya sekitar dan kamera akan menerima cahaya dari sumber cahaya kontinu untuk menerangi model yang sedang berlari. Cahaya ini hanya cukup untuk menangkap jejak cahaya model yang berlari, tetapi tidak dapat mengabadikan dengan jelas gerakan itu

Tips Pro: Pasang kamera di tripod dan pasang mode self-timer selama 2-5 detik agar hasil foto tidak blur.

IMG2

Dengan waktu recycle yang cepat, flash Sony dapat melakukan beberapa kali jepretan dalam satu eksposur, menghentikan gerakan objek untuk menciptakan ‘klona’. 

Diambil menggunakan:

Flash HVL-F60RM | Alpha 7 III | FE 24-70 mm F2.8 GM

24 mm | 2 det | F/5.6 | ISO 250

Pengaturan

• 2 x flash (masing-masing dipasang di kamera dan stand lampu)
• Atur kamera ke mode multi-flash
• Pasangkan flash ke kamera menggunakan mode commander dan flash ke stand lampu menggunakan mode receiver
• Atur frekuensi dan jumlah jepretan lewat flash commander

Tips Pro: Hasil jepretan di lokasi yang lebih gelap akan terlihat lebih bersih dan jelas. 

Ingat, makin sering berlatih, makin sempurna kemampuan fotografi Anda. Jadi, mulailah mengasah kemampuan Anda menggunakan flash dengan memotret berbagai objek! Ingin belajar lebih banyak? Klik tautan berikut untuk penjelasan seputar cara flash yang sama dari Sony dapat meningkatkan hasil foto makanan dan produk

Perlengkapan Wajib Mezame

HVL-F60RM

Flash kecepatan tinggi

HVL-F60RM

FA-WRC1M

Radio Commander Nirkabel

FA-WRC1M

Alpha 7 III

Alpha 7 III

ILCE-7M3/ILCE-7M3K


FE 24-70 mm F2.8GM

SEL2470GM