Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Alpha 7R IV. Kamera mutakhir untuk
fotografi komersial

Saya sudah dua tahun beralih menggunakan kamera Sony untuk mengambil gambar dan video. Alasannya tentu saja karena kamera Sony menawarkan lebih banyak megapiksel, kualitas gambar lebih baik, kinerja ISO yang lebih tinggi, dan teknologi teranyar lainnya. Untuk seorang fotografer iklan seperti saya, keputusan tersebut sangatlah tepat.

Dengan beralihnya saya ke Sony, muncul pertanyaan: Berapa banyak uang yang saya keluarkan untuk membeli deretan produk Sony? Ditambah uang yang saya terima setelah menjual perlengkapan lama saya, saya menghabiskan $4.000 SGD untuk dua bodi Alpha 7R III, tiga lensa (FE 16-35mm G Master, FE 24-105mm F4 G OSS dan FE 70-200mm F2.8 GM OSS) serta empat baterai. Investasi yang bagus menurut saya. .

Hingga hari ini, dua kamera Alpha 7R III tersebut masih menunjukkan ketahanan yang luar biasa dan berfungsi dengan baik.

Kamera Sony Alpha 7R IV dengan 61 megapiksel, serbaguna untuk berbagai kebutuhan fotografi komersial.

Alpha 7R IV | 70mm | 1/200 sec | f/2.8 | ISO 400

Sekilas tentang Alpha 7R IV

Ketika Alpha 7R IV diluncurkan (tanpa waktu lama, saya tambahkan), saya langsung jatuh cinta. Saya langsung tergoda begitu membaca brosur spesifikasi kamera ini. Sebagai pemula, peningkatan kecil tetapi sangat bermanfaat, seperti pegangan yang lebih dalam, tombol squiser, dan joystick yang lebih baik membuat Alpha 7R IV menjadi kamera yang unggul di seri R. Namun, jangan memercayai testimoni saya begitu saja. Anda harus mencoba sendiri kameranya!  

Foto Lebih Jernih dengan Sensor CMOS 61 megapiksel

Keunggulan Alpha 7R IV tentu saja adalah sensor CMOS 61 megapikselnya yang mengagumkan. Ini adalah kamera full-frame yang diklaim memiliki resolusi tertinggi yang menghasilkan file 9.504 kali 6.336 piksel.

Fitur ini sangat bermanfaat dalam lingkup komersial. Sebagai contoh, dengan ukuran megapiksel yang besar, Anda tidak perlu khawatir jika foto yang diambil di-crop atau diperbesar untuk ditempel di media yang lebih besar, seperti spanduk luar ruangan karena gambar yang dihasilkan tetap sangat jernih.  

Eye AF Real-Time dan Rentang Dinamis

Meskipun memotret dalam format medium dapat diterapkan untuk skenario di atas, Alpha 7R IV lebih serbaguna untuk mengabadikan berbagai gaya dalam fotografi komersial. Contohnya editorial spread, yang melibatkan gerakan dinamis.

Ketika harus menangkap gerakan cepat dari subjek yang bergerak, saya menyetel Alpha 7R IV ke 10 frame per detik dengan pelacakan Eye AF Real-time. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan foto yang mungkin menurut Anda mustahil didapatkan baik di studio yang terkontrol atau di luar ruangan. Gaya fotografi yang kreatif dapat diperoleh lebih mudah menggunakan α7R IV.

Gerakan juga dapat ditangkap dengan sweeping range kamera tanpa clipping di daerah highlight atau shadow. Dengan rentang dinamis 15 stop, kesalahan, seperti foto kurang cahaya hampir tidak pernah terjadi saat diambil dengan kamera ini sehingga saya pun mendapatkan hasil foto yang mengagumkan hanya dengan sedikit pemrosesan setelahnya.

Di balik layar pengambilan gambar dengan Sony Alpha 7R IV oleh Nicky Loh. Kamera ini mendukung pengoperasian jarak jauh sehingga alur kerja lebih efisien.

Serbaguna Menyesuaikan Semua Genre

Saya adalah fotografer sports fashion. Namun, saya mendapatkan pengalaman baru saat harus mengambil foto baru-baru ini.

Saya ditantang untuk mendapatkan foto kecantikan menggunakan makeup powder. Saya menggunakan konsep dramatis. Saya ingin membuat potret dinamis model saya dengan melemparkan bubuk makeup powder ke arahnya sehingga menghasilkan ledakan warna-warni.

Dibantu oleh dua asisten dari bagian seni yang melemparkan makeup powder ke rambut model, saya menyetel kamera ke area autofokus yang luas, yang secara otomatis mengambil dan terus melacak mata subjek berkat Eye AF Real-time. Dengan kamera yang fokus saat memotret, saya mengandalkan kamera untuk memotret sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan subjek.

Detail Luar Biasa sekalipun di Mode Crop

Pada sesi pertama, saya mendapatkan beberapa hasil foto yang sangat bagus, 90% gambar yang saya ambil memiliki fokus yang jelas. Bahkan setelah di-crop 400%, detail di bagian mata masih terlihat sangat jelas, warna eye shadow dan tekstur lengkap bulu mata model masih terlihat jelas. Menurut saya, saat ini hanya kamera Sony yang dapat menghasilkan potret sebagus ini.

Pada sesi pemotretan selanjutnya, saya membuat foto tampak lebih hidup dan mengarahkan model untuk bergerak ketika makeup powder dilemparkan ke arahnya. Mengingat saat dilemparkan bubuk makeup berpotensi menutupi mata model ditambah dengan gerakan model yang cepat, saya tidak punya banyak waktu untuk mengabadikan potret yang sangat menantang ini. Namun, Eye AF Real-time Sony mampu untuk mempertahankan fokus pada mata model saya dengan sangat cepat meskipun terganggu lemparan bubuk makeup. Hasilnya? Gambar memiliki kualitas sama jernih dengan 90% foto lainnya! 

Potret beresolusi tinggi dengan detail memukau, yang diambil menggunakan Sony Alpha 7R IV dengan kecepatan pengambilan gambar hingga 10fps.

Alpha 7R IV | 135mm | f/11 | 1/200 sec | ISO 400

Detail masih dengan resolusi tinggi dengan sekitar 4.6x crop, diambil dengan Sony Alpha 7R IV Real-time. Kamera ini dapat melacak mata manusia dengan Eye AF .

Alpha 7R IV | 135mm | f/11 | 1/200 sec | ISO 400 (approx. 4.6x crop)

Alpha 7R IV membantu saya meningkatkan kemampuan fotografi artistik. Dengan dukungan presisi teknis, saya dapat menyelesaikan pemotretan kurang dari dua jam, menghasilkan kesuksesan luar biasa.

Foto itu sendiri menjadi bukti kehebatan Sony Alpha 7R IV. Dengan mengandalkan kemampuan kamera sepenuhnya, saya dapat fokus mengarahkan dan menampilkan kemampuan terbaik model saya sepanjang pemotretan, dan mendapatkan foto yang sangat memuaskan. 

Sekilas tentang Alpha 7R IV

1. Ketahanan baterainya sangat lama. Saya sering menggunakan hanya satu baterai saat mengambil foto dan video selama dua hari. Saya juga menyukai fitur yang membuat kamera dapat mengisi daya dari laptop melalui USB sehingga ketahanan baterai makin lama.

2. Kamera ini juga sangat kompatibel dengan perangkat lunak pencitraan profesional pihak ketiga & lampu strobo serta remote masing-masing.

3. Dengan 567 titik AF deteksi fase, Anda dapat mengabadikan subjek dengan sangat dekat ke tepi bingkai sehingga menghasilkan komposisi yang menakjubkan.

4. Kinerja ISO melebihi harapan saya sehingga saya memotret menggunakan ISO 800 atau 1600 agar lebih sedikit lampu digunakan untuk dapat menyatu dengan pencahayaan sekitar. Dengan fitur ini, saya tidak hanya dapat menggunakan pencahayaan yang lebih terang tetapi juga dapat mengendalikan pencahayaan secara lebih fleksibel. Meski mungkin dihasilkan di sistem lain, kualitas gambar Alpha 7R IV menang telak dalam rentang ISO tersebut.

Saya sangat puas dengan Alpha 7R IV. Seperti yang diharapkan, Sony memang unggul.

Peringatan:
Pendapat yang disampaikan dalam tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis. Pendapat tersebut tidak mencerminkan pendapat atau pandangan Sony Singapore.

Perlengkapan Nicky
Alpha 7R IV
Alpha 7R IV

ILCE-7RM4

SEL2470GM
FE 24-70mm F2.8 GM

SEL2470GM

SEL135F18GM
FE 135mm F1.8 GM

SEL135F18GM