Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Kevin Ong
Alpha Universe

Phichai Keawvichit

Thailand

Orang yang berbeda memiliki tahap perkembangan yang berbeda. Tak ada kata terlambat untuk mempelajari suatu keahlian, mengejar ambisi baru, atau pada akhirnya menemukan makna dalam hidup. Phichai Keawvichit adalah bukti hidup dari sentimen ini. Tumbuh di lingkungan miskin dan menghabiskan hampir seluruh hidupnya dengan bekerja sebagai pengendara ojek, pria asli Thailand ini baru mulai menggemari fotografi belakangan dan ternyata, dia punya bakat untuk itu.

Intip pikiran kreatif Phichai saat ia menangkap sudut unik subjek sederhana, memanfaatkan secara maksimal lensa high zoom dan 1.0-type sensor besar yang dikemas dalam rangka ringkas RX100 VII.

Phichai Keawvichit membebaskan kreativitasnya
dengan RX100 VII

“Saya memilih untuk mengejar karier ini karena saya mencintai seni dan fotografi,” dia berbagi. “Dengan dua hal ini, saya menemukan dunia lain yang membuat saya dapat melihat lebih banyak hal lagi daripada sebelumnya.”

Introspeksi Phichai dapat dilihat dalam gaya fotografinya. Dia menggambarkannya sebagai ‘memotret dari indra’ yang membuat seseorang membebaskan dirinya dari apa yang terlihat jelas. Ini bisa jadi apa saja, mulai dari garis, bentuk, dan warna subjek, bahkan hingga cahaya dan bayangan, yang menginspirasi ekspresi fotografis Phichai.

Luasnya rentang zoom RX100 VII memudahkan Phichai melakukan zoom in ke detail-detail terkecil.

Kiri: RX100 VII | 200 mm | 1/800 dtk | F11 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/800 dtk | F11 | ISO 200

Momentum kemampuan fotografi Phichai adalah Sony RX100 VII, yang secara eksklusif dia gunakan untuk seluruh karya seninya.

Kamera serba-bisa

RX100 VII terus membuktikan diri sebagai kamera serba bisa untuk berbagai macam tangkapan menakjubkan. Phichai mengonfirmasi ini.

Sensor tipe 1.0 yang besar di RX100 VII mampu menghasilkan warna dengan kualitas tertinggi.

Kiri: RX100 VII | 200 mm | 1/200 dtk | F4.5 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/200 dtk | F4 | ISO 200

‘Fleksibilitas,’ jawabnya singkat ketika ditanya tentang kesan pertamanya tentang RX100 VII, melihat bagaimana dia mengandalkan kamera ini baik untuk bidikan kasual maupun profesional. Tidak sulit untuk melihat sebabnya. Pertama, kamera ini ringan dan ringkas untuk bidikan satu-tangan yang mudah. Kemudian, kamera ini mengusung fitur level pro dan kinerja superior, dengan potensi penuh dari lensa high zoom dan 1.0-type sensor besar tampak dalam foto Phichai yang memikat.

Kamera RX100 VII dengan panjang fokus 20-200 mm mampu menampilkan bentuk-bentuk objek secara jelas ketika diperbesar.

Kiri: RX100 VII | 200 mm | 1/1000 dtk | F8 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/1000 dtk | F8 | ISO 200

Berganti perspektif dengan zoom

Sekilas memandang karya Phichai dan orang dapat mengetahui ketertarikannya pada arsitektur. Dan dia memiliki cara unik untuk menampilkannya; pertama dengan menarik perhatian Anda dengan close-up detail, kemudian menyingkapkan keseluruhan subjek yang sama dengan bidikan wide-angle. Dia melakukan ini dengan mudah dengan rentang zoom 24-200mm RX100 VII yang luas.

Detail-detail mikro sanggup ditangkap dengan jelas berkat luasnya rentang zoom RX100 VII.

Kiri: RX100 VII | 200 mm | 1/200 dtk | F9 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/200 dtk | F9 | ISO 200

Selain itu, lensa zoom optik magnifikasi tinggi kamera ini secara konsisten menghasilkan resolusi dan kejernihan maksimum di seluruh rentang. Reproduksi visual sangat baik, berkat 1.0-type image sensor besar RX100 VII berukuran 20,1 megapiksel. Tekstur dan warna dalam setiap bidikan dihasilkan secara lebih nyata seperti permukaan dinding yang kasar atau elemen arsitektural yang cerah. Phichai mengonfirmasi ini, mengungkapkan betapa dia terkesan dengan warna-warni yang hidup dalam tangkapannya.

Sorot detail linear terkecil ketika zoom in menggunakan RX100 VII.

Kiri: RX100 VII | 200 mm | 1/250 dtk | F8 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/320 dtk | F8 | ISO 200

Fitur yang diremehkan untuk bidikan kreatif

Dengan kemampuan telefoto hebat dan kualitas gambar menakjubkan, RX100 VII menawarkan satu aspek lagi yang membantu Phichai membebaskan kreativitasnya.

Aspek itu adalah layar monitor ayun kamera ini yang dapat diayunkan ke atas sejauh 180° dan ke bawah sejauh sekitar 90°.

Monitor RX100 VII yang bisa diputar memudahkan pengambilan gambar dari sudut yang rendah.

Kiri: RX100 VII | 200 mm | 1/400 dtk | F11 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/400 dtk | F11 | ISO 200

Phichai mengatakan bahwa dia dapat mengambil bidikan dari sudut unik seperti membidik pada ketinggian pinggang. Ini fungsi yang sangat berguna untuk fotografi arsitektural, karena sejumlah bangunan memiliki rentang tinggi dan lebar dan mungkin mengharuskan si fotografer untuk memosisikan diri dengan canggung untuk membidik keseluruhannya.

Phaichai mampu mengungkap keindahan dalam kesederhanaan berkat luasnya rentang zoom dan besarnya sensor gambar tipe 1.0 RX100 VII.

Kiri: RX100 VII | 139 mm | 1/40 dtk | F11 | ISO 200
Kanan: RX100 VII | 24 mm | 1/40 dtk | F11 | ISO 200

Sempurna untuk semua fotografer

Tangkapan Phichai dengan RX100 VII membuktikan bahwa orang bisa menemukan keindahan dalam hal yang biasa. Tak perlu bepergian begitu jauh untuk mendapatkan bidikan menakjubkan. Apakah itu di jalanan atau bagian dari rutinitas sehari-hari Anda, RX100 VII membantu menyoroti perspektif baru yang seringkali tidak terlihat.

Mulai dari rentang zoom hingga berbagai macam fitur, Phichai menegaskan kembali fleksibilitas dan gambar berkualitas tinggi RX100 VII yang membuat kamera ini cocok untuk fotografer. Selain memahami fundamental kamera, dia lalu mengatakan bahwa fotografi yang terbaik dihasilkan dengan menggunakan hati dalam mengambil gambar.

“Justru keindahan yang datang dari dalam hati setiap manusia yang harus disampaikan dalam fotografi.” dia menyimpulkan. 

Sangkalan: Opini yang diungkapkan dalam publikasi ini adalah dari Phichai Keawvichit. Opini tersebut tidak mencerminkan opini atau pandangan dari Sony Singapore.

Peralatan Phichai
DSC-RX100M7
RX100 VII

DSC-RX100M7

DSC-WX500
WX500

DSC-WX500

DSC-HX350
HX350

DSC-HX350