G MASTER

SEL2470GM

Komentar Teknisi

Tim pengembang membahas filosofi desain dan daya tarik SEL2470GM.

Konsep

Konsep pengembangan

Apa itu G Master? Saat mencoba lensa ini, Anda akan merasakan perbedaannya. 

Osoniwa: Zoom standar 24-70 mm merupakan format lensa paling fleksibel dan sering kali menjadi pilihan pertama yang dicoba oleh pelanggan, jadi format lensa ini membentuk penilaian mereka atas sisi positif dan negatif dari sistem lensa suatu produsen. Dilihat dari sudut pandang ini, Anda dapat menganggap bahwa hal ini berfungsi sebagai sarana iklan bagi produsen, yang menjadi alasan mengapa minat kami terhadap perkembangan SEL2470GM luar biasa besar. Khususnya, karena G Master dibuat berdasarkan konsep yang memadukan resolusi tinggi dan bokeh, kami perlu menciptakan lensa yang mampu mengikuti target ini dengan segala rentang zoom. Dengan mempertimbangkan MTF (Fungsi Transfer Modulasi) juga, target kami sejak tahap desain adalah meningkatkan performa hingga melampaui semua lensa zoom standar yang sudah ada sebelumnya.

Desain mekanis Kazumasa Osoniwa

Menghadirkan kinerja resolusi yang sama bagusnya dengan lensa tetap di segala posisi zoom

Kuroda: Umumnya, lensa zoom sulit mencapai keseimbangan antara resolusi sudut di sudut lebar dan resolusi apertur maksimum di tele, tetapi untuk SEL2470GM, kami targetkan tidak akan ada lagi masalah untuk posisi zoom atau pengaturan apertur apa pun. Kami ingin menghadirkan kinerja resolusi yang sama bagusnya dengan lensa tetap di segala posisi, tanpa ada masalah pada resolusi apertur maksimum di tele ataupun resolusi dari tengah ke tepi di sudut lebar. Misalnya, Anda bisa mendapatkan resolusi yang kuat di tepi paling luar fotografi pemandangan terbuka, dan juga mendapatkan kinerja resolusi lensa tetap dalam fotografi potret 70 mm. SEL2470GM merupakan lensa dengan kemampuan multifungsi yang diperlukan untuk lensa zoom standar dan benar-benar mengoptimalkan semua kemampuan tersebut hingga level yang sangat tinggi.

Desain optik: Daisuke Kuroda

Desain Optik

Obsesi akan desain optik

lensa

Konstruksi lensa yang memanfaatkan penuh teknologi mutakhir dari Sony

Kuroda: Poin utama desain optik SEL2470GM yaitu kami mencoba menghadirkan resolusi yang luar biasa sekaligus efek bokeh yang alami dengan memanfaatkan penuh keunggulan dari flange back yang pendek pada bagian body E-mount dan elemen lensa XA (extreme aspherical) yang baru dikembangkan. Terutama, karena kami telah mampu mencapai akurasi permukaan yang sangat tinggi pada level 0,01 mikron (mikrometer) di elemen lensa XA, menjadi mungkin sekali mengadopsinya dalam kelompok lensa kedua untuk menghasilkan daya pembesar yang paling tinggi, sehingga kami mampu mendapatkan kinerja resolusi dan bokeh yang belum pernah ada sebelumnya. Dan lagi, dengan mengadopsi direct drive SSM (Super Sonic wave Motor) yang memiliki akurasi posisi stop tinggi memungkinkan kami memakai sistem pemfokusan internal dan menghasilkan lensa zoom dengan auto fokus presisi tinggi dan kecepatan tinggi, serta minim perubahan gambar zoom dan focus breathing saat mengambil gambar film.

Osoniwa

Osoniwa: Dan juga, untuk meningkatkan resolusi di berbagai rentang zoom, penting untuk menghilangkan backlash dari bagian mekaniknya. Untuk SEL2470GM, ada beberapa kelompok lensa yang bergerak ketika lensa di-zoom. Bagaimana agar lensa bisa bergerak lurus saat Anda melakukan zoom, dan bagaimana mengembalikannya persis ke posisi semula? Karena akurasi drive lensa mempunyai pengaruh besar terhadap kualitas gambar, kami menggunakan pendekatan eksperimen dengan berbagai kombinasi dari satu per satu komponen saat pembuatan lensa. Ini juga dibutuhkan untuk menyelaraskan pusat dari setiap lensa. Dan menjalankan tugas penyelarasan di setiap tahap produksi merupakan pekerjaan yang sangat membutuhkan keakuratan serta kehati-hatian.

kamera

MTF lensa zoom terbaik sepanjang sejarah seri α

Kuroda: Seperti yang bisa dilihat pada kurva MTF, MTF tetap sangat tinggi sekalipun aperturnya maksimum, dan kinerjanya benar-benar solid hingga tepi gambar jika dibandingkan dengan lensa α sebelumnya. Dan saya rasa kami telah mampu mendapatkan MTF lensa zoom terbaik sepanjang sejarah seri α. Lensa 24-70 mm ini dianggap sebagai pemimpin merek, dan karenanya saya merasa bangga kami mampu menciptakan lensa yang bagus sesuai dengan konsep desain yang sama sekali tidak menoleransi adanya masalah pada kinerja.

G Master diperlukan

G Master menuntut adanya pengembangan peralatan penyesuaian yang baru

Kuroda: Jika hanya mengandalkan teknologi konvensional akan sulit memastikan kinerja yang sebagus lensa tetap dalam berbagai rentang zoom. Oleh karena itu, untuk SEL2470GM, kami mengembangkan peralatan baru agar dapat mendorong kinerja optik hingga ke level akurasi lima kali lebih tinggi dari yang pernah ada sebelumnya. Menggunakan peralatan baru untuk menyelaraskan setiap lensa secara hati-hati, kami mampu memanfaatkan penuh potensi besar dari desain untuk menghadirkan kinerja resolusi dan bokeh yang mengagumkan sekaligus, terlepas dari kontradiksi bawaannya, dan membawanya ke level yang lebih tinggi. Bisa dibilang SEL2470GM ini tidak hanya mengalami evolusi desain, tetapi juga evolusi produksi, yang telah menempatkannya ke satu level di atas standar lensa-lensa zoom sebelumnya.

Apertur 9 bilah baru untuk hasil bokeh yang indah

Osoniwa: Dengan mempertimbangkan apertur yang terpasang pada zoom G Master F2.8, di kesempatan ini kami mendesain ulang bentuk bilah yang digunakan pada unit apertur 9 bilah untuk berkontribusi terhadap target memadukan bokeh dan resolusi menjadi bentuk terbaiknya. Menghasilkan desain yang memastikan bentuk melingkar yang rapi dan seimbang dari bukaan apertur maksimum ke minimum sangatlah sulit, namun dengan berkonsentrasi memusatkan perhatian kami hanya pada bagian yang secara langsung memengaruhi bentuk bokeh, kami dapat mendesain unit apertur yang sepadan dengan label G Master.

Desain Mekanis

Sebuah minat dalam desain mekanis

FE 24-70mm F2.8 GM

SSM direct drive yang unggul dalam akurasi, ukuran, dan ketenangan

Osoniwa: Agar pelanggan kami dapat mengeksploitasi resolusi yang tersedia secara maksimal, yang telah ditingkatkan hingga batas teratas di seluruh rentang zoom, kami mengadopsi SSM direct drive dengan akurasi penghentian tinggi. Sebenarnya ada beberapa jenis aktuator lain, namun SSM direct drive, yang memiliki kecepatan dan akurasi penghentian istimewa, merupakan pilihan paling kompatibel dengan desain sensitivitas optik tinggi 24-70 mm F2.8, dan membuat kami dapat menghadirkan performa fokus terbaik. Dalam hal ukuran, kami dapat menciptakan desain yang mengeksploitasi efisiensi ruang dari bingkai lensa apertur besar dengan memanfaatkan karakteristik ukuran yang sangat kecil dan daya tinggi pada SSM direct drive. Menurut kami, ketenangannya yang luar biasa juga akan membuat orang ingin menggunakannya secara aktif saat merekam adegan untuk film.

Pada kenyataannya, persyaratan kami untuk pemasangan SSM direct drive menentukan bahwa lensa harus berhenti di posisi yang diinginkan, dan harus selalu memberikan performa yang sama. Lebih lanjut, bagian tengah lensa harus tetap sejajar walaupun sedang bergerak. Kami mengonfigurasi struktur mekanis SEL2470GM untuk mengurangi reaksi sebanyak mungkin guna meningkatkan akurasi penghentian dan kelancaran pengoperasian serta meminimalkan kemiringan lensa saat berhenti. Selain itu, untuk mendukung drive presisi tinggi pada SSM direct drive, kami berhasil menerapkan komponen logam yang sangat kuat di seluruh laras lensa, sehingga dapat menghasilkan struktur laras yang sangat andal.

Desain lensa dengan fokus video yang mantap

Osoniwa: Sekarang ini, sudah tidak ada lagi batas antara film dan gambar diam, yang ini berarti G Master juga tidak boleh berkompromi soal performa pengambilan gambar film. Karena itu, selain kehebatan tanpa suara yang dimiliki direct drive SSM, sistem pemfokusan internal juga diadopsi, menampilkan desain yang menaruh perhatian pada pengambilan gambar film. Kami sepenuhnnya memisahkan posisi kelompok lensa fokus dari posisi kelompok lensa variator, yang digunakan untuk mengubah panjang fokus, agar guncangan selama pengambilan gambar film dapat diminimalkan dan tidak terjadi perubahan pada sudut pandang. Saya harapkan para pelanggan bisa merekam beberapa video 4K dengan lensa ini sehingga pengalaman kualitas tinggi dari lensa ini dapat lebih jelas dirasakan.

 

terakhir

Terakhir

Osoniwa: Ini pertama kalinya kami memasangkan lensa F2.8 zoom standar pada kamera Sony E-mount, dan saya harap pelanggan akan suka menggunakan apertur besar dalam fotografi mereka. G Master mewakili puncak performa lensa, namun desainnya juga mencerminkan kesungguhan pada nuansa dan tekstur operasional. Untuk ring fokus, kami terobsesi dengan bentuk karetnya. Kami memutuskan bentuk yang paling nyaman di tangan melalui percobaan berulang-ulang kali. Kami juga menerapkan perlakukan anodisasi aluminium berpaten untuk ujung depan dan belakang lensa agar bagian tersebut tahan gores. Pelanggan harus merasakannya sendiri.

Kuroda: Pelanggan yang berbeda memiliki spesialisasi pemotretan subjek yang berbeda pula, namun menurut saya lensa ini berpotensi besar menjadi lensa yang cocok untuk semua fotografer. Dengan memanfaatkan rentang mulai dari sudut bidik lebar 24 mm hingga telefoto 70 mm, Anda dapat menggunakannya untuk mengambil gambar pemandangan dan alam, dan bahkan menerima tantangan untuk fotografi potret. Saya rasa cara terbaik bagi pelanggan untuk mengapresiasi kualitas lensa ini adalah dengan melihat hasil gambar dan video yang mereka ambil sendiri, jadi yang terpenting adalah saya ingin mereka mencoba sendiri memotret dengan lensa ini.

SEL2470GM

FE 24-70mm F2.8 GM

SEL2470GM