Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Cerita Lengkap Pengalaman Menggunakan Alpha Universe
Ulasan SEL20F18G: Memotret Arsitektur dengan Darren Soh 
Memperkenalkan fotografer arsitektur veteran, Darren Soh.

Ketika ditanya tentang fotografi arsitektur, Darren Soh menyampaikan bahwa ia akan sangat detail dalam hal menjaga unsur garis lurus dalam fotonya.

"Bangunan seharusnya tidak terlihat seperti akan roboh," jelasnya.

  

Diambil dengan SEL20F18G, foto ini diambil sesuai dengan tips dari Darren, yaitu menjaga garis tetap lurus.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/160 det | F8 | ISO 100

Penyataannya pantas dijadikan sebagai pedoman. Bagaimanapun juga, Darren adalah seorang fotografer terkenal dari Singapura yang telah memotret keajaiban dunia modern buatan manusia selama 15 tahun terakhir. Dengan menyandang berbagai penghargaan, ia tidak hanya dicari di dunia komersil developer dan arsitek, tetapi karya-karyanya juga diterbitkan di majalah internasional seperti Wallpaper* dan Monocle.

Gambar diambil menggunakan lensa SEL20F18G, foto ini diambil agar orang-orang mendapatkan pemahaman visual atas eksterior bangunan tanpa harus berada di sana.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/500 det | F8 | ISO 100

Memahami Fotografi Arsitektur

Meskipun fotografi arsitektur lebih kontemplatif dibandingkan fotografi pernikahan atau olahraga, bidang fotografi ini masih menjadi salah satu yang cukup sulit untuk dikuasai.

Pertama, dapat dikatakan bahwa tujuan dari bidang ini adalah memberikan gambaran visual atas bangunan bagi orang-orang yang mungkin tidak pernah mengunjunginya. Oleh karena itu, fotografi arsitektur memerlukan waktu persiapan yang cukup lama agar dapat menonjolkan interior serta eksterior bangunan secara maksimal, dan bahkan detail pahatan untuk keperluan dokumentasi. Saat mengambil gambar, sangatlah penting untuk menemukan cahaya yang tepat dan menjaga kamera agar tidak miring.

SEL20F18G memamerkan keindahan lanskap kota Singapura.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/250 det | F11 | ISO 100

Memotret gambar gedung-gedung Singapura dengan SEL20F18G

Sebagai kota kepulauan, Singapura memiliki beragam bangunan yang berdiri selama 200 tahun terakhir. Dari rumah kuno hingga gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, Singapura merupakan harta karun keajaiban buatan manusia yang sesungguhnya, sangat sempurna untuk fotografi arsitektur.

FE 20mm F1.8G adalah lensa sudut luas yang secara efektif dapat menangkap gedung-gedung yang berjejalan dengan ketajaman merata.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/500 det | F8 | ISO 100

Darren mengamati bahwa bangunan-bangunan tersebut umumnya dibangun sangat berdekatan.

“Saya benar-benar membutuhkan lensa sudut lebar,” lanjutnya.

Salah satu lensa tersebut adalah FE 20mm F1.8 G (SEL20F18G) , yang dengan mudah mampu menangkap keindahan bangunan yang berhimpitan, sekaligus menawarkan ketajaman luar biasa, hampir tidak ada distorsi.

  

Bodi full-frame Alpha sangat cocok dengan SEL20F18G.

Dengan apertur maksimum F1.8, lensa ini memungkinkan Darren bekerja dalam situasi minim cahaya. Dia lanjut bercerita bahwa apertur besar sangat bermanfaat bagi seseorang seperti dirinya yang "kadang-kadang perlu mengambil foto tanpa menggunakan tripod dalam situasi pencahayaan yang minim".

SEL20F18G memiliki apertur F1.8 yang mampu bekerja dengan baik di bawah kondisi minim cahaya.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/160 det | F11 | ISO 100

Selain itu, lensa ini dilengkapi dengan Sony Dual XD Linear Motor Autofocusing agar bisa mendapatkan fokus yang cepat dan presisi dalam semua foto. Fungsi ini kompatibel dengan bodi Full-Frame Alpha terbaru, seperti Alpha 7 III dan Alpha 7R IV

Lensa SEL20F18G dilengkapi dengan Sony Dual XD Linear Motor Autofocusing agar fokus yang cepat dan presisi bisa didapatkan dalam semua foto.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/200 det | F11 | ISO 100

Pengoperasian yang halus dengan SEL20F18G 

Performa bukanlah satu-satunya hal yang istimewa dari SEL20F18G.

Pertama, Darren sangat senang karena lensa ini dilengkapi dengan cincin kontrol apertur manual. Dia bercerita betapa mudahnya mengubah apertur pada lensa secara langsung tanpa menyentuh bodi kamera. Selain itu, lensa ini dilengkapi dengan tombol fungsi untuk menyesuaikan berbagai pengaturan kamera saat bepergian.

Karena lensa ini ringkas dan ringan, Darren dapat menambahkannya ke koleksi lensa yang dia miliki tanpa memengaruhi mobilitasnya. Ketika dipasangkan dengan salah satu bodi full-frame Alpha, lensa ini menawarkan kemampuan melebihi apa yang dapat dilakukan sebelumnya tanpa menambah beban berat dan ukuran.

  

SEL20F18G memungkinkan Anda mengubah apertur dengan mudah secara langsung, tanpa harus menyentuh bodi kamera.

Alpha 7R IV | FE 20mm F1.8 G | 20 mm | 1/160 det | F8 | ISO 100

Tips terakhir

Darren menyarankan para fotografer arsitektur pemula untuk mencoba dan menemukan berbagai sudut pandang yang berbeda untuk merencanakan pengambilan gambar mereka.

Di mana kita memulai?

“Di Singapura, kami memiliki ribuan koridor yang dapat diakses publik,” ungkap Darren. "Jadi, mulailah menjelajah!"

Tonton video ini untuk melihat Darren mengabadikan keajaiban arsitektur Singapura.

 Penafian: Pendapat yang disampaikan dalam publikasi ini adalah pendapat Darren Soh. Pendapat tersebut tidak mencerminkan pendapat atau pandangan Sony Singapore. 

Peralatan Darren
ILCE-7RM4
Alpha 7R IV

ILCE-7RM4

SEL20F18G
FE 20mm F1.8 G

SEL20F18G