Garis Sinematik

Seri produk yang akan menghadirkan tampilan menarik Sony yang dikombinasikan dengan operabilitas dan keandalan yang ditingkatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dari beragam kreator. Cinema Line mencakup lebih dari sekadar bentuk dan ukuran kamera film dasar dan camcorder profesional.

Cinema Line akan memberi kreator di seluruh dunia alat yang mereka butuhkan untuk menangkap emosi dalam setiap bingkai dan menghadirkan kekuatan penceritaan visual yang sesungguhnya menggunakan teknologi yang sama di berbagai pilihan kamera, untuk mengembalikan fokus ke tujuan kreatif.

Cinema Line FX3

Kebebasan Sinematik Baru

Memperkenalkan FX3 baru, tambahan terbaru Sony ke jajaran produk Cinema Line.

FX3 bukan hanya paling kecil dan ringan di Cinema Line, tetapi juga memiliki desain tanpa cage yang mengurangi ukuran totalnya, dan dilengkapi lubang ulir UNC 5¼-inci untuk pemasangan aksesori. Pegangan atas yang dapat dilepas dengan terminal XLR memaksimalkan fleksibilitas pengambilan gambar saat kamera digenggam.

Karena keandalan dan ketahanan sangatlah penting, FX3 memiliki kipas internal untuk pendinginan aktif yang memungkinkan perekaman 4K 60p tanpa henti. FX3 memenuhi semua kebutuhan produksi video oleh operator tunggal dalam kesatuan serbaguna dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan semua kreator video.

Saksikan tim Sony Alpha Video dari Indonesia, Videografer Alpha Rosli Mohamed dari Malaysia, dan Pembuat Film Thailand MisterBeam berbagi pendapat tentang kamera FX3 baru. Lihat cara fitur utama FX3, seperti desain tanpa cage dengan bodi yang padu serta perluasan dengan lubang ulir pemasangan aksesori dan pegangan XLR, meningkatkan aspek keandalan dan kemudahan penggunaan serta memudahkan eksplorasi sudut pengambilan gambar kreatif yang baru!

Upie Guava
Logo Alpha Universe

Upie Guava

Indonesia

Upie Guava adalah sutradara film, video musik, dan iklan dari Indonesia. Sebelum menjadi seorang sutradara, Upi telah menggeluti karier di industri kreatif sebagai desainer grafis dan pemusik. Ia memulai perjalanannya sebagai sutradara video musik pada tahun 2002 dan hingga kini telah menyutradarai 200 video musik untuk pemusik terkenal Indonesia, seperti Noah, Isyana Sarasvati, Slank, Krisdayanti, Iwan Fals, dan bahkan beberapa pemusik internasional. Upie pernah bekerja sama dengan merek-merek ternama, seperti McDonald’s, Nissan, Gillete, Grab, Matahari, dan lainnya dalam pembuatan iklan TV untuk merek-merek tersebut. Upie kemudian melanjutkan perkembangan karier kesutradaraannya ke dunia serial web dan film. Karya terbarunya yang rilis di bioskop adalah dokudrama berjudul Kemarin yang telah mendapatkan nominasi untuk beberapa penghargaan.

Fajar Bustomi
alpha universe

Fajar Bustomi

Indonesia

Fajar Bustomi adalah sutradara film dari Indonesia. Fajar memulai karier kesutradaraannya dalam bidang film dan video musik setelah lulus dari Institut Kesenian Jakarta pada tahun 2008. Karya kesutradaraan Fajar di beberapa film telah berhasil meraih kesukesan box office dan menarik jutaan penonton dari seluruh Indonesia, serta memenangkan beberapa penghargaan. Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea: Suara dari Dilan adalah film dengan pendapatan tertinggi di Indonesia pada tahun 2018, 2019, dan 2020.

Yopi Gunawan
alpha universe

Yopi Gunawan

Indonesia

Yopi Gunawan adalah videografer dan fotografer dari Indonesia. Sebagai pendiri YGP Films (sebuah rumah produksi pernikahan dan iklan di Bandung), ia memiliki 23 tahun pengalaman penceritaan visual melalui videografi dan fotografi, khususnya untuk acara pernikahan. Sepanjang kariernya, Yopi telah menyutradarai dan memproduksi berbagai video pernikahan dan iklan untuk tokoh publik dan perusahaan ternama.

Bagoes Tresna Adji
logo alpha universe

Bagoes Tresna Adji

Indonesia

Bagoes Tresna Adji adalah sinematografer dari Indonesia. Sepanjang kariernya, Bagoes telah menunjukkan bahwa ia adalah seorang yang serbabisa dalam semua proyeknya. Bagoes pernah menggarap film bersama sutradara kenamaan, seperti Angga Dwimas Sasongko dan Garin Nugroho, mengerjakan video musik untuk artis-artis terkenal dari label musik besar, seperti Afgan, Raisa, dan Isyana Sarasvati, serta membuat iklan TV dan konten digital untuk merek internasional dan lokal, seperti IKEA dan Lazada.

Paulus Rizal
alpha universe

Paulus Rizal

Indonesia

Paulus Rizal adalah videografer iklan dari Indonesia. Paulus mengembangkan minatnya dalam bidang videografi sedari kuliah dengan memproduksi serial web independen. Sepanjang kariernya, Paulus menunjukkan bahwa ia adalah seorang yang serbabisa dalam semua proyeknya. Ia menyutradarai dan memproduksi banyak video iklan untuk berbagai merek dan perusahaan, video musik, video pernikahan, serta video dokumenter.

Angga Dwi Cahyo
alpha universe

Angga Dwi Cahyo

Indonesia

Angga Dwi Cahyo, yang juga dikenal sebagai Angga Gadutism, adalah videografer iklan dari Indonesia. Angga pernah mengerjakan berbagai proyek video iklan untuk merek internasional dan lokal, seperti Mini Cooper, Samsung, Adidas, Telkomsel, Blibli, dan lainnya. Sebagai talenta muda, Angga juga mengembangkan kariernya dengan menggarap proyek video musik untuk artis-artis dari label musik besar, seperti Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, dan lainnya.

Rosli Mohamed
alpha universe

Rosli Mohamed

Malaysia

Pencerita visual yang mengambil gambar layaknya seorang editor dan mengeksplorasi gagasan tentang rumah serta kisah yang kami ceritakan kepada diri sendiri untuk bertahan. CST PRODUCTION didirikan pada Januari 2005 oleh Rosli Mohamed di Kuala Lumpur, Malaysia. Karena profilnya yang muda, CST sangat mengikuti gaya pengeditan, teknik, dan perlengkapan yang sedang berkembang. Misi Rosli ialah menghadirkan produk berkualitas tinggi yang fleksibel dan terjangkau.

Ukrit Thongsriniam (Beam)
alpha universe

Ukrit Thongsriniam (Beam)

Thailand

Didorong oleh minatnya akan perjalanan dan fotografi, Beam mulai bekerja sebagai fotografer lepas semasa sekolah. Ia mencoba videografi ketika kamera DSLR mulai bisa digunakan untuk videografi. Sebagai pendiri LittleBeam Studio, ia telah memproduksi berbagai proyek iklan untuk perusahaan ternama. Beam berharap bisa membagikan pengalaman dan pengetahuannya dengan videografer lain melalui halaman Facebook-nya.

Sensor gambar
Sensor gambar dengan kecepatan pembacaan luar biasa cepat

Sensor CMOS Exmor R™ full-frame bercahaya belakang memiliki kecepatan pembacaan data luar biasa cepat serta sensitivitas tinggi dan rentang dinamis lebar. Rangkaian filter warna yang canggih meningkatkan akurasi reproduksi warna, sementara AF deteksi fase bidang fokus memungkinkan stabilitas autofokus yang solid dan presisi yang luar biasa. Semua ini menghasilkan kualitas gambar yang menakjubkan.

Cepat, mudah, dan andal
Pelacakan Real-Time dan Eye AF yang cepat, mudah, dan andal 

Kontrol fokus cepat dan intuitif, untuk memastikan Anda memiliki kontrol kreatif penuh atas teknologi AF FX3 yang andal. Pelacakan Real-time sangat membantu selama pengambilan gambar sendirian dengan menganalisis warna, pola, dan kedalaman subjek. Saat mengambil gambar orang, Real-Time Eye AF membuat pembuatan film jauh lebih mudah, terutama pada bidikan dengan gimbal terpasang dan setiap kali Anda harus mengandalkan AF. 

Tingkat Kecepatan per Frame Tinggi 4K
Rekaman 4K Tingkat Kecepatan Per Frame Tinggi 120fps

Anda dapat merekam 4K (QFHD) full-frame hingga 120 fps dengan autofokus berkat pembacaan cepat oleh sensor gambar dan prosesor BIONZ XR yang andal. Bahkan dengan frame rate tinggi, gambar 4K (QFHD) diambil dengan pembacaan piksel penuh tanpa binning untuk gambar gerak lambat pascaproduksi yang jelas (hingga 5x lebih lambat dari real time). AF presisi tinggi memungkinkan bokeh full-frame yang indah dalam pengambilan gambar gerakan lambat.

Warna sinematik yang diakui
Warna sinematik yang sudah diakui dengan S-Cinetone™

Kamera juga dilengkapi S-Cinetone Sony yang sudah diakui, yang berasal dari pengembangan FX9, sehingga warna sinematik bisa didapat langsung di kamera. S-Cinetone dioptimalkan untuk rona kulit natural dan warna rentang menengah, dengan roll-off sorotan yang lembut, untuk penggambaran subjek yang mengesankan, bahkan tanpa grading pasca-produksi. [1] Standar (Profil Gambar NONAKTIF) [2] S-Cinetone (Profil Gambar 11)

Warna sinematik yang diakui
Adaptor XLR dan input digital untuk audio berkualitas

Pegangan FX3 dilengkapi dua konektor XLR ukuran penuh yang bekerja terpisah (XLR/TRS combo) untuk menyambungkan mikrofon profesional eksternal melalui antarmuka audio digital lewat Dudukan Multi-Antarmuka (MI). Tersedia tiga format rekaman, termasuk 4 channel 24 bit. 

Dudukan aksesori tanpa cage
Pemasangan aksesori tanpa rumah 

Lima lubang sekrup pemasangan 1/4-20 UNC memungkinkan aksesori terpasang dengan stabil langsung ke bodi kamera, tanpa membutuhkan rumah. Tiga lubang pemasangan tambahan juga tersedia pada pegangan XLR yang disertakan. Hasilnya adalah sistem yang dioptimalkan untuk mobilitas luar biasa dan pengambilan gambar dengan tangan, serta setelan cepat untuk produksi yang bergerak cepat.

Perekaman 4K 60p tanpa henti
Perekaman 4K 60p tanpa henti

Untuk rekaman 4K 60p tanpa henti, FX3 dilengkapi struktur pelepas panas inovatif, termasuk pendingin aloi grafit bentuk Σ (sigma) yang khas Sony. Desain ulang internal mengoptimalkan aliran udara dan penempatan pendingin. Saat dibutuhkan, kipas pendingin senyap memberi ventilasi untuk perekaman tanpa henti di resolusi penuh, dengan jalur keluar dan masuk udara yang diisolasi secara struktural demi ketahanan dari debu dan kelembapan.

Konstruksi yang andal, tahan lama, dan ringan
Konstruksi yang andal, tahan lama, dan ringan

Untuk ketahanan dan mobilitas tinggi, sasis kamera utama, penutup atas, depan, dan belakang dibuat dari campuran magnesium yang ringan dan kokoh, dengan dudukan lensa dikencangkan dengan enam sekrup untuk sambungan lensa berat yang stabil. Filter di bagian depan sensor gambar berosilasi pada frekuensi ultrasonik 70.000 siklus per detik untuk menghilangkan debu dari permukaan sensor.

Stabilisasi gambar optik dalam bodi untuk pengambilan gambar dengan digenggam
Stabilisasi gambar optik dalam bodi untuk pengambilan gambar dengan tangan 

Mengandalkan unit stabilisasi presisi tinggi yang baru, sensor giroskop, dan algoritma stabilisasi gambar yang dioptimalkan, Mode Aktif Optical SteadyShot™ memberikan kompensasi optik gambar akurat untuk hasil luar biasa dalam perekaman video 4K , bahkan saat berjalan. Berkat tingkat stabilisasi ini, Anda dapat mengambil gambar hanya menggunakan kamera dengan memanfaatkan mobilitas dan ukurannya yang kecil. [1] Pelacakan guncangan kamera [2] Standar [3] Aktif

Cinema Line FX6

Rekam Ekspresi Sinematik Full-Frame

Memperkenalkan FX6 dalam jajaran produk Cinema Line.

FX6 memiliki sensor full-frame bersensitivitas tinggi baru serta fitur profesional, seperti Eye AF Real-time, AF Deteksi Wajah, dan sains warna S-Cinetone, yang dipadukan menjadi satu perangkat berbodi ringan dan ringkas. Kombinasi ini memudahkan kreator untuk terus mencoba hal baru.

Temukan kemungkinan tanpa batas dengan jajaran lensa E-mount kami yang dirancang tidak hanya untuk mengambil gambar diam, tetapi juga untuk produksi sinema digital. Lensa ini sangat kompatibel dengan FX6 yang juga menggunakan sistem E-mount.

Simak pendapat Benjamin, seorang pembuat film asal Thailand, tentang kamera FX6 dalam video ulasan produk berikut, serta lihat bagaimana mobilitas "genggam dan rekam" dan fitur-fitur utama lainnya, seperti sensor gambar full-frame, perekaman dengan tingkat kecepatan per frame yang tinggi, dan performa AF menakjubkan, telah membantunya memproduksi video dengan ekspresi sinematik yang memesona.

Benjamin
alpha universe

Benjamin

Thailand

Benjamin adalah Supervisor VFX dan Sutradara (Pembuat Film) yang berbasis di Thailand. Ia sudah menghasilkan banyak karya, baik di industri film lokal maupun internasional. Sebagai pendiri Benjamin Filmmaker dan studio Basugaa (Rumah produksi Film dan VFX di Bangkok), ia sudah memiliki 15 tahun pengalaman dalam dunia animasi 3D, efek visual 2D, dan pembuatan film. Sepanjang kariernya, Benjamin telah menyutradarai dan memproduksi VFX untuk sejumlah iklan televisi, video online, dan film. Ia juga pernah menjadi supervisor proyek VFX untuk beberapa merek mancanegara.

Fitur-Fitur Favorit Benjamin
Piksel besar hadirkan sensitivitas tinggi dan noise rendah
Piksel besar hadirkan sensitivitas tinggi dan noise rendah

Sensor CMOS Exmor R™ 10,2 megapiksel full-frame bercahaya belakang memungkinkan sensitivitas tinggi dengan noise rendah di seluruh rentang sensitivitas kamera lewat optimasi sinyal output sensor. Dapatkan gambar berkualitas baik di kondisi hampir gelap total dengan rentang ISO yang diperluas hingga 409600. Rentang dinamis memiliki luas yang mencapai 15+ stop[FN-03] sehingga gambar yang dihasilkan tampak nyata tanpa highlight berlebihan. Anda bebas berkreasi berkat sensitivitas kamera tinggi dan rentang dinamis luas.

Keahlian warna sinematik dengan S-Cinetone™
Keahlian warna sinematik dengan S-Cinetone™

Warna S-Cinetone, dikembangkan untuk FX9 Sony yang terkenal, adalah tampilan default FX6. Disetel sempurna untuk memenuhi kebutuhan kreator konten masa kini dengan rona kulit natural dan warna yang kaya, menghasilkan gambar yang cerah dan jelas tanpa grading, dan tetap mempertahankan kebebasan selama pascaproduksi.

Perekaman film dengan kedalaman 10-bit dan sampling warna 4:2:2
Perekaman film dengan kedalaman 10-bit dan sampling warna 4:2:2

FX6 dapat melakukan perekaman internal 4K berkedalaman 10-bit dan sampling warna 4:2:2 dengan kompresi Long-GOP atau All-intra. Ini memungkinkan Anda memaksimalkan grading, dan menyempurnakan video untuk mewujudkan realisme HDR dengan tetap menjaga gradasi natural demi kebebasan saat mengedit.

Fast Hybrid AF untuk akurasi dan konsistensi
Fast Hybrid AF untuk akurasi dan konsistensi

AF area lebar menggunakan tracking cerdas dan deteksi fase pada sensor demi tracking subjek yang akurat di hampir keseluruhan bingkai (AF deteksi fase bidang fokus 627 titik meliputi sekitar 89% area gambar). Sistem AF hibrida memberi fokus akurat bahkan saat mengambil gambar di kedalaman bidang dangkal dan kualitas 4K (QFHD) frame rate tinggi 120p.

Mendukung Real-time Eye AF dan Deteksi Wajah
Mendukung Real-time Eye AF dan Deteksi Wajah

Real-time Eye AF dan Deteksi Wajah menjamin fokus yang akurat dan stabil untuk wawancara, acara, dan di mana pun yang memerlukan fokus presisi. Pemrosesan real-time canggih mewujudkan ketepatan fokus mata bahkan saat subjek sangat menunduk atau mendongak, memungkinkan operator berkonsentrasi penuh untuk mengatur komposisi bidikan terbaik.

Merekam video 4K* pada kecepatan 120 fps
Merekam video 4K* pada kecepatan 120 fps

Perekaman full-frame 4K (QFHD) hingga 120 fps dengan autofokus dapat dilakukan berkat pembacaan cepat oleh sensor gambar dan prosesor BIONZ XR yang andal. Dengan frame rate tinggi sekalipun, gambar detail ultra 4K (QFHD) ditangkap menggunakan pembacaan piksel penuh tanpa binning untuk menghasilkan gerakan lambat pascaproduksi yang jelas (hingga 5x lebih lambat dari real time). AF presisi tinggi bahkan memungkinkan bokeh full-frame yang indah dalam pengambilan gambar gerakan lambat.

Profil gambar HLG 10-bit
Profil gambar HLG 10-bit

Profil gambar HLG (Hybrid Log-Gamma) HDR, lengkap dengan ruang warna BT.2020 gamut luas, dapat digunakan untuk pemutaran HDR (HLG) langsung di TV kompatibel. Video yang dihasilkan begitu nyata, bahkan mendekati yang tertangkap mata manusia, dengan bayangan dan highlight yang mendetail, lebih sedikit blackout dan whiteout, dan tanpa perlu grading warna. Rekaman 10-bit mereproduksi gradasi dan detail halus demi hasil yang terlihat sangat nyata.

Variable ND Filter, filter bawaan canggih Sony
Variable ND Filter, filter bawaan canggih Sony

Variable ND Filter elektronik yang revolusioner mengontrol keburaman filter netral dengan sangat baik dari 1/4 hingga 1/128ND untuk mendapatkan kontrol kreatif tak tertandingi dan kelancaran operasi. Filter khas Sony ini dapat menyesuaikan pencahayaan secara manual dan otomatis tanpa mempengaruhi kedalaman bidang atau sudut rana, sehingga Anda mendapatkan pencahayaan sempurna bahkan ketika berpindah antara lingkungan yang berbeda, misalnya dari dalam ke luar ruang.

Arsitektur yang mencegah mati akibat suhu tinggi
Arsitektur yang mencegah mati akibat suhu tinggi

Sistem ventilasi dan rancangan sasis khusus membantu mencegah perangkat mati akibat kepanasan saat mengambil gambar pada frame rate yang tinggi dan resolusi 4K (QFHD). Jumlah penyerap panas, bentuk pipa pengambilan dan pembuangan udara, penempatan kipas rendah bising, dan saluran udara telah dikalkulasi secara presisi demi mewujudkan ventilasi udara yang optimal.

Jajaran Model

VENICE

Sistem kamera film bioskop generasi berikutnya dengan sensor full-frame masa depan, warna fenomenal, dan operasi ramah pengguna.

FX9

Sinematografi full-frame, optimal untuk alur kerja cepat

Lensa (satu dudukan)
Satu Dudukan. Kemungkinan Tanpa Batas

Aksesori

Aksesori Video
Aksesori Video
Aksesori Siaran & Produksi
Aksesori Siaran & Produksi