Bodi headphone Sony 1000X THE COLLEXION, WF-1000XM6, dan LinkBuds Clip serta kemasan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan plastik daur ulang Bodi headphone Sony 1000X THE COLLEXION, WF-1000XM6, dan LinkBuds Clip serta kemasan ramah lingkungan yang terbuat dari bahan plastik daur ulang

Perencanaan matang dengan memperhatikan lingkungan

Headphone kami dirancang dengan desain dan suara berkualitas tinggi yang mengutamakan lingkungan. Sesuai target lingkungan Green Management 2030, Sony akan terus melakukan pengembangan produk dan kemasan yang memperhatikan lingkungan.
Gambar utama headphone ramah lingkungan Sony menampilkan 1000X THE COLLEXION, WF-1000XM6, dan LinkBuds Clip beserta bahan baku berkelanjutan Gambar utama headphone ramah lingkungan Sony menampilkan 1000X THE COLLEXION, WF-1000XM6, dan LinkBuds Clip beserta bahan baku berkelanjutan

Pengembangan plastik daur ulang

Ilustrasi tiga langkah yang menunjukkan daur plastik terbarukan Sony: [1] pemrosesan bahan baku yang berasal dari biomassa seperti minyak goreng bekas, [2] pemilahan material menjadi pelet plastik dengan berbagai tingkat kualitas, [3] penggunaan plastik terbarukan akhir pada earphone seri WF Sony dan casing pengisi daya

Dari Minyak Goreng Bekas Menjadi Plastik Terbarukan

Melalui inovasi, kami memanfaatkan kembali bahan limbah seperti minyak goreng bekas sebagai material plastik terbarukan. Dengan memanfaatkan sumber daya ini sebagai alternatif bahan bakar fosil, proses pembuatan produk yang ramah lingkungan kini dapat makin terwujud.
Untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan, kami telah memvisualisasikan rantai pasokan plastik terbarukan mulai dari bahan baku hingga produk jadi. Bekerja sama dengan produsen energi dan kimia, kami membantu membuat plastik terbarukan lebih andal dan mudah diakses.
[1] Bahan baku yang berasal dari biomassa (seperti minyak goreng bekas)   [2] Diolah menjadi bahan plastik   [3] Digunakan dalam produk
Ilustrasi lima langkah yang menunjukkan proses daur ulang plastik ABS Sony yang berasal dari suku cadang mobil: [1] mengumpulkan limbah industri yang tidak berpigmen dari mobil, [2] memilah sejumlah bagian seperti emblem dan gagang pintu, [3] menghancurkan dan memproses bagian-bagian yang telah dipilah di atas konveyor, [4] membentuk menjadi pelet plastik yang tidak berpigmen, [5] mewarnai pelet untuk menghasilkan bahan ABS daur ulang yang jadi

Tantangan bahan daur ulang

Bahan plastik biasanya didaur ulang dengan dicat atau diwarnai kembali sehingga mengurangi estetikanya sebagai hiasan.
Untuk mengatasi masalah ini, kami mengumpulkan rongsokan industri tanpa pigmen dari komponen mobil, lalu memilah warnanya dan menggunakannya untuk berbagai tujuan.
[1]  Pengumpulan rongsokan industri dari komponen mobil   [2]  Pemilahan komponen (seperti emblem, kenop pintu)   [3]  Penghancuran   [4]  Pembuatan menjadi pelet   [5]  Pewarnaan

Fungsi plastik daur ulang

Pelet tanpa warna meminimalkan zat tambahan dalam proses pewarnaan. Dengan demikian, kami dapat menggunakan lebih dari 85% material daur ulang dalam plastik kami, dan hingga 98% untuk material berwarna hitam.

Perbandingan pelet tanpa pigmen (kiri) dan pelet berpigmen (kanan) yang digunakan dalam proses daur ulang plastik ABS Sony

Pelet tanpa warna (kiri) dan pelet berwarna (kanan)

Memperluas variasi warna pada jajaran produk yang tersedia
Diagram lingkaran yang menunjukkan kandungan ABS daur ulang (lebih dari 85%) dibandingkan dengan zat tambahan dalam bahan plastik daur ulang Sony

Mencapai konten daur ulang tinggi

[1] ABS daur ulang, lebih dari 85% [2] Zat tambahan

Progres menuju keberlanjutan

Kami berhasil memperkenalkan plastik daur ulang pada model baru kami, termasuk 1000X THE COLLEXION2, LinkBuds Clip2, dan WH-1000XM62. Berangkat dari sini, kami memperluas upaya kami melalui WF-1000XM6 dengan menggabungkan plastik yang dibuat dari sumber daya terbarukan, seperti minyak goreng. Ke depannya, kami berencana meningkatkan penggunaan plastik daur ulang dan plastik terbarukan di seluruh lini produk headphone kami.
Sony 1000X THE COLLEXION, WF-1000XM6, dan LinkBuds Clip, menampilkan model-model yang menggunakan plastik daur ulang

Kemasan ramah lingkungan

Kampanye kemasan ramah lingkungan kami mencakup beberapa inisiatif yang akan dan sedang berlangsung.

Inisiatif untuk model baru

Memperbanyak pendauran ulang di rangkaian proses

Green Management 2030 menargetkan pencapaian kemasan bebas plastik untuk produk dengan berat 5 kg atau kurang, dan pengurangan penggunaan plastik non-daur ulang dalam produk hingga 30% atau kurang. Dengan setiap desain headphone baru dari Sony, kami meningkatkan penggunaan bahan kemasan terbarukan, dan berupaya mencapai target ini sebelum tahun 2030.
Infografis yang menunjukkan roadmap kemasan bebas plastik Sony menuju target Green Management 2030, mencakup WH-1000XM6, WF-1000XM6, dan LinkBuds Clip

Bahan kertas ramah lingkungan

Kami terus mengembangkan penggunaan Bahan Campuran Orisinal, yaitu kertas ramah lingkungan milik Sony, dalam kemasan model headphone kami. Bahan Campuran Orisinal adalah bahan kertas ramah lingkungan yang mengandung material seperti bambu, serat tebu, dan kertas daur ulang pasca-konsumsi.
Grafik lingkaran yang menunjukkan material yang dapat didaur ulang seperti kayu dan kertas, di samping casing earphone Sony WF-1000XM6

Membangun warisan yang berkelanjutan 

Kemasan Sony WF-1000XM4 dibuat dengan Bahan Campuran Orisinal, yang terdiri dari bambu, serat tebu, dan kertas daur ulang pasca-konsumsi
Mulai dari WF-1000XM4 (2022), kami telah menggunakan Bahan Campuran Orisinal untuk semua bagian kemasan, kecuali label
Kotak kemasan Sony WH-1000XM5 menggunakan Bahan Campuran Orisinal, dan menampilkan logo keberlanjutan bergaya timbul
Mulai dari WH-1000XM5 (2022), kotak kemasan produk kami menggunakan Bahan Campuran Orisinal
Tampilan keseluruhan MDR-EX15AP dalam semua variasi warna

Ini juga mencakup produk yang sudah ada

Sebagai bagian dari upaya pembaruan kami yang beragam, kami mengubah kemasan luar berbagai model yang ada dari plastik ke kertas.

Kemasan untuk setiap model mengurangi penggunaan plastik hingga lebih dari 90%.

Ilustrasi yang membandingkan penggunaan plastik dan menunjukkan pengurangan lebih dari 90%

Perbandingan penggunaan plastik

[1] Sebelum pembaruan  [2] Setelah pembaruan
Kemasan MDR-EX15AP sebelum diperbarui (plastik) dan setelah diperbarui (berbahan dasar kertas)

Tampilan keseluruhan kemasan MDR-EX15AP

[1] Sebelum pembaruan  [2] Setelah pembaruan

Lebih sedikit plastik, lebih mudah didaur ulang

Desain karton individual yang sebelumnya menggunakan laminasi PP (plastik)0 yang menghambat daur ulang. Laminasi ini telah diganti dengan pernis tahan abrasi sehingga karton bisa didaur ulang1.
Ilustrasi yang membandingkan proses laminasi PP konvensional dengan teknik pencetakan pernis UV baru untuk karton yang dapat didaur ulang
[1] Proses laminasi PP0 pada permukaan kertas   [2] Pengaplikasian pernis UV1 dengan teknologi cetak

Wawancara

Makoto Kawabata

Sony Corporation,
Home Entertainment & Sound Products Business Group,
Mobile Product Business Division, Mobile Product Mechanical Design Department

Potret Makoto Kawabata, Mobile Product Mechanical Design Department, Sony Corporation

Sony Group telah melaksanakan program lingkungan Road to Zero yang bertujuan untuk meminimalkan konsumsi sumber daya melalui penggunaan bahan daur ulang dalam produk home audio dan produk lainnya. Namun, ABS menghadapi kesulitan karena bahan utama headphone adalah plastik, sedangkan bahan daur ulang berkualitas tinggi di pasar dan rasio daur ulang yang tinggi mempersulit penggunaan bahan daur ulang. Oleh sebab itu, kami mengembangkan ABS daur ulang yang mudah digunakan dan memiliki konten daur ulang tinggi.

Bersama perusahaan mitra, kami mengembangkan ABS daur ulang baru yang memungkinkan penambahan pewarna tanpa plastik baru dengan memilah bahan rongsokan ABS tanpa warna berdasarkan warnanya. Kami ingin memperhalus tampilan LinkBuds layaknya menggunakan ABS baru, yang sulit diwujudkan dengan ABS daur ulang konvensional.

Kami telah memperkenalkan ABS daur ulang ini ke beragam model headphone. Kami akan terus mengatasi berbagai tantangan dalam mewujudkan program Road to Zero.

Mio Nakanishi

Sony Corporation,
Home Entertainment & Sound Products Business Group, 
Mobile Product Business Division, Mobile Product Planning Department

Potret Mio Nakanishi, Mobile Product Planning Department, Sony Corporation

Sony melakukan inovasi headphone, baik pada model baru maupun produk yang sudah ada di pasar, untuk mengurangi penggunaan plastik pada kemasannya. Untuk mengurangi jumlah penggunaan plastik pada beragam kemasan produk sangatlah sulit. Proses ini mahal dan peran setiap kemasan berbeda-beda tergantung karakteristik, kondisi penjualan, serta pelanggan produk. Karena selalu mengutamakan pertimbangan lingkungan sejak tahap awal pembuatan produk, Sony yakin bahwa perusahaan dapat menciptakan kemasan yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan tanpa mengurangi fungsionalitas atau estetikanya.

Kotak produk model WH-1000XM5 baru terbuat dari kertas eksklusif milik Sony, Bahan Campuran Orisinal. Ini merupakan produk pertama yang menyertakan logo Bahan Campuran Orisinal. Desainnya berubah drastis dari model WH-1000XM4 sebelumnya. Kemasannya juga didesain untuk mencerminkan kesadaran lingkungan.

Kami yakin bahwa saat menciptakan produk, kami juga harus mewujudkan keberlanjutan. Kami ingin pelanggan mendaur ulang produk tersebut di akhir siklus hidupnya. Dalam proses produksi, kami akan selalu mempertimbangkan jenis produk yang melestarikan bumi.