Keberlanjutan terdengar mengagumkan

Audio Sony, bersahabat bagi lingkungan

Melalui misi Road to Zero and Green Management 2025, Sony menarget pemangkasan penggunaan plastik murni sebesar 10% pada setiap produknya (di luar kemasan) dibandingkan tahun 2018. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang audio, kami telah mengembangkan bahan daur ulang berkualitas dan menggunakannya dalam desain kami.

Upaya menjaga kualitas audio dan keberlangsungan

Memenuhi kebutuhan akustik dengan bahan daur ulang

Plastik daur ulang generasi awal masih kalah dengan plastik murni dalam menjaga kualitas audio. Berkat jerih payah bertahun-tahun, plastik daur ulang kami saat ini berhasil memenuhi standar audio yang dibutuhkan.

Keberhasilan produksi soundbar dengan bahan daur ulang

Dari pengujian beragam kombinasi bahan daur ulang dan material tambahan serta evaluasi prototipe, pada tahun 2016, kami berhasil mengembangkan plastik daur ulang yang mendukung performa akustik layaknya plastik murni. Plastik tersebut awalnya digunakan pada komponen internal soundbar kami, seperti HT-XT2 dan HT-NT5.

Internalisasi daur ulang dalam desain produk

Setelah melalui berbagai uji coba dan pembuatan prototipe, plastik daur ulang ini kemudian digunakan di beragam jenis produk, termasuk sebagai komponen internal bagi sejumlah produk TV dan sistem audio berdaya tinggi, seperti MHC-V13.

Membuat plastik daur ulang baru dan bermutu

Kami terus mengembangkan plastik daur ulang baru demi meningkatkan kualitas dan manfaatnya dalam desain produk.

Kami punya hasil teknologi anyar, yaitu plastik daur ulang baru yang tak hanya tahan api, tetapi juga stabil warnanya dan mendukung performa akustik sehingga cocok untuk menjadi bahan berbagai komponen dalam produk audio kami ke depannya.

Ilustrasi tahan api
Plastik daur ulang baru yang tahan api

Ketahanan terhadap api penting bagi produk elektronik, tetapi bahan daur ulang memiliki tantangannya tersendiri. Plastik daur ulang baru kami tahan api dan terbuat dari sejumlah banyak bahan daur ulang.

Konsistensi dan variasi warna

Desain produk sudah selayaknya dibuat menarik tanpa mengorbankan kualitas dan performa. Namun, bicara soal plastik daur ulang, konsistensi warna jadi tantangan tersendiri. Kami sedang mengembangkan plastik daur ulang baru yang terbuat dari material homogen agar mudah diwarnai secara konsisten, dan membuat beragam variasi warna untuk produk mendatang.

Gambar bahan daur dalam cawan petri
Gambar produk dinyalakan menggunakan remote control
Demi suara berkualitas tinggi

Beda bahan, beda “suara”. Kunci penerapan plastik daur ulang baru adalah kemampuannya menghantarkan audio tak ubahnya seperti bahan yang biasa digunakan. Melalui rekayasa akustik dan struktur sembari evaluasi berulang pada kualitas suara dari penggunaan berbagai bahan, kami mampu menghadirkan kualitas audio yang setara seperti menggunakan bahan biasanya.

Rekayasa subwoofer HT-S400

Plastik daur ulang baru ini digunakan pertama kali pada panel belakang subwoofer HT-S400. Karena tahan api, bahan ini pun cocok menjadi komponen bagian tersebut.

Rekayasa komponen internal SRS-XE200 dan SRS-XE300

Komponen internal speaker nirkabel baru, SRS-XE200 dan SRS-XE300, juga berbahan plastik daur ulang.

Menciptakan produk audio Sony secara berkelanjutan

Kami akan terus meningkatkan mutu plastik daur ulang agar mampu menghasilkan suara berkelas sekaligus menggenjot penggunaan bahan daur ulang untuk produk home audio dan speaker portabel kami. Inovasi tiada henti akan melahirkan produk berkualitas yang ramah lingkungan.

Wawancara

Foto Yuko Fujihira
Yuko Fujihira

Home Product Technology Department, Home Product Business Division, Home Entertainment, & Sound Products Business Group, Sony Corporation

Upaya kami menggunakan plastik daur ulang untuk produk home audio dimulai sejak sekitar 2010. Selagi berusaha mengejar kualitas yang setara dengan plastik murni, kami menyempurnakan desain untuk plastik daur ulang sehingga dapat digunakan pada produk kami. Tahun 2016, kami berhasil menciptakan plastik daur ulang untuk komponen internal dalam produk kami, tentunya dengan tetap menjaga kualitas suara.

Seiring perkembangan, kami merasa perlu memperluas aplikasi plastik olahan tersebut. Kini, bahan baru ini tahan api. Dalam pembuatannya, kami mengupayakan kualitas suara yang sama seperti saat menggunakan bahan yang biasa dipakai. Dengan memperhatikan beragam konfigurasi, berbagai prototipe yang dibuat, dan hasil uji kekuatan, kami berhasil menciptakan bahan yang mendukung kualitas suara dan ketentuan fisik produk.

Tomoya Kato

Home Product Technology Department, Home Product Business Division, Home Entertainment, & Sound Products Business Group, Sony Corporation

Potret Tomoya Kato

Awal mulanya, kami mengembangkan plastik daur ulang dengan berfokus pada suara yang dihasilkan oleh material itu sendiri. Agar hasilnya tidak menurunkan kualitas suara, kami terus menguji suara yang keluar dari speaker berbahan plastik daur ulang sembari mengubah konfigurasinya.

Plastik jadi hasil daur ulang cenderung lebih kedap dari plastik murni. Karena itu, meski plastik olahan tersebut sudah siap pakai, ada berbagai tahap desain yang diterapkan sebelum menggunakannya pada suatu produk. Misalnya, untuk mendapatkan suara yang diinginkan ketika menggunakan plastik daur ulang pada komponen, kami mengoptimalkan ketebalan pelat cetak, struktur rangka, dan lainnya untuk mengontrol resonansi. Unit drivernya pun dirancang sedemikian rupa agar terkesan ringan. Hasilnya, suara yang keluar tidak melempem sehingga lebih nyaring.